Pertama di Timur Tengah: Uni Emirat Arab pesan 20 pesawat angkut militer C-390 Millennium dari Embraer
FAB AIRSPACE REVIEW – Uni Emirat Arab (UEA) resmi memperkuat armada transportasi angkatan udaranya dengan menandatangani kontrak pengadaan hingga 20 unit pesawat angkut militer C-390 Millennium buatan Embraer dari Brasil.
Kesepakatan strategis ini menjadikan UEA sebagai pelanggan pertama pesawat multimisi ini di kawasan Timur Tengah.
Kontrak ditandatangani di Abu Dhabi pada Senin (4/5/2026) oleh Dewan Tawazun, lembaga pemerintah UEA yang bertanggung jawab atas pengadaan pertahanan dan keamanan, bersama pihak Embraer Defense & Security.
Upacara penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Sheikh Mansour bin Zayed, Wakil Presiden sekaligus Wakil Perdana Menteri UEA.
Perjanjian ini mencakup pesanan pasti sebanyak 10 unit pesawat, dengan opsi tambahan untuk 10 unit lagi di masa depan.
Selain pengadaan unit, kontrak ini juga meliputi paket layanan purna jual yang komprehensif, termasuk pemeliharaan, perbaikan, perombakan (Maintenance, Repair, and Overhaul/MRO), serta pelatihan bagi kru pesawat.
Sebagai bagian dari kerja sama ini, Embraer akan bekerja sama dengan perusahaan pertahanan lokal Emirat untuk membangun pusat kapabilitas MRO di dalam negeri.
Hal ini bertujuan untuk memastikan kesiapan operasional yang tinggi sekaligus mendukung visi kemandirian industri pertahanan UEA.
Pemilihan C-390 Millennium dilakukan setelah melalui proses evaluasi teknis yang ketat oleh Angkatan Udara dan Pertahanan Udara UEA, termasuk pengujian operasional di lingkungan lokal yang menantang.
Pesawat jet bermesin ganda ini dipilih karena sejumlah keunggulannya. C-390 mampu membawa muatan hingga 26 ton dengan kecepatan jelajah yang lebih tinggi dibanding pesawat turboprop sekelasnya.
Pesawat ini dirancang untuk angkutan pasukan dan logistik, penerjunan payung, bantuan kemanusiaan, evakuasi medis, serta pengisian bahan bakar di udara.
Millennium mampu lepas landas dan mendarat di landasan pacu yang tidak beraspal.
Bagi Embraer, pesanan dari UEA ini merupakan tonggak sejarah penting. Ini adalah pesanan internasional tunggal terbesar yang pernah diterima untuk program C-390.
Kehadiran C-390 di Timur Tengah semakin memperkuat posisi pesawat ini sebagai pesaing utama di pasar global untuk menggantikan armada pesawat angkut militer yang sudah menua.
“Kami sangat bangga Uni Emirat Arab memilih C-390 Millennium. Kesepakatan ini membuktikan keandalan dan performa tinggi pesawat kami di berbagai kondisi iklim,” ujar Bosco da Costa Junior, Presiden dan CEO Embraer Defense & Security.
Dengan langkah ini, UEA bergabung dengan jajaran negara lain seperti Brasil, Portugal, Hongaria, Belanda, Austria, Republik Ceko, dan Korea Selatan yang telah lebih dulu memilih C-390 untuk memperkuat pertahanan nasional mereka. (RNS)

