Senapan Mesin Ringan terburuk di dunia pertama kali digunakan oleh Perancis

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Tahukah Anda, apa Senapan Mesin Ringan (LMG) yang mendapat predikat terburuk di dunia? Predikat ini disematkan pada salah satu senapan mesin yang digunakan oleh pasukan darat Perancis dalam Perang Dunia I.

Sangat ironis, karena justru Angkatan Darat Perancis lah yang pertama kali memperkenalkan teknik modern penggunaan senapan mesin di medan pertempuran.

Ya, senapan mesin yang dimaksud adalah Chauchat light machine gun (Chauchat LMG). Chauchat (dibaca “Show-sha” dalam ucapan bahasa Perancis) didesain oleh Kolonel Louis Chauchat yang dibantu oleh Charles Sutter.

Senapan mesin ringan ini menjadi LMG standar Angkatan Darat Perancis pada periode 1914- 1918. Desainasi resminya adalah Fusile Mitrailleur Modele 1915 CSRG (Machine Rifle Model 1915 CSRG). Prajurit Perancis biasa menyebutnya FM Chauchat.

Untuk diketahui, LMG pertama di dunia digunakan oleh Angkatan Darat Denmark tahun 1902. LMG tersebut bernama Madsen, hasil rancangan Julius A. Rasmussen dan Theodor Schoubue tahun 1880-an yang kemudian diadopsi oleh Kolonel Vilhelm Herman Oluf Madsen, Menteri Perang Denmark periode 1901 – 1905. Madsen LMG digunakan secara luas di 34 negara.

Lalu pertanyaannya, mengapa FM Chauchat sampai mendapat predikat sebagai LMG terburuk di dunia?

Pertama, karena desainnya dianggap tidak bagus. Padahal seperti kita ketahui bersama, Perancis adalah jagonya dalam hal desain.

Kedua, senapan mesin ini sering mengalami masalah teknis. Hal itu disebabkan karena sistem mekanis operasinya yang tidak cocok dengan model senapan yang dibuat. Penggunaannya di medan pertempuran sering dikeluhkan prajurit.

Ketiga, material yang digunakan pun jelek. Kontrol kualitas produksinya terbilang rendah, sehingga menimbulkan kesan senapan ini seolah “asal jadi” saja. Ada juga yang menyebut kalau LMG ini diproduksi secara tergesa-gesa.

FM Chauchat
US Navy

Meski demikian, sekira 262.000 senapan serbu FM Chauchat berhasil diproduksi massal pada rentang Desember 1015 – November 1918. Sebanyak 244.000 pucuk di antaranya menggunakan laras untuk peluru kaliber 8 x 50 mm.

FM Chauchat sendiri sebenarnya didesain pada 1907. Senapan ini dibuat kompatibel dengan peluru kaliber 7,92 x 57 mm, 7,92 x 53 mm, dan 6,5 x 54 mm. Senapan dilengkapi magasin dengan kapasitas 20 peluru.

Chauchat memiliki panjang keseluruhan 1,14 m dengan panjang laras 47 cm. Bobotnya mencapai 9 kg. Rata-rata tembakan mencapai 240 -360 ronde/menit. Jarak tembak efektif 200 m serta jarak tembak terjauh mencapai 2.000 m.

Sobat Airspace Review, di balik segala kekurangannya, FM Chauchat merupakan salah satu senapan mesin ringan pelopor terciptanya senapan mesin yang dapat dibawa oleh satu personel prajurit tanpa harus menggunakan tripod yang umumnya digunakan oleh senapan mesin berat.

Senapan ini juga menjadi dasar bagi terciptanya senapan mesin ringan yang lebih modern di abad 20.

FM Chauchat
YouTube

Selain oleh Perancis, FM Chauchat paling banyak digunakan di delapan negara Eropa lainnya, yaitu Belgia, Finlandia, Yunani, Italia, Polandia, Rumania, Rusia, dan Serbia. Total, LMG ini digunakan di 20 negara.

FM Chauchat digunakan dalam sejumlah peperangan besar. Di antaranya Perang Dunia I, Perang Sipil Rusia, Perang Soviet-Polandia, Perang Yunani-Turki, Perang Sipil Spanyol, Perang Dunia II, dan Perang Arab-Israel 1948.

Melihat penggunaanya yang luas, ada juga yang menyebut bahwa senapan ini bukan LMG “terburuk” di dunia. Masalah publikasinya yang salah lah yang menyebabkannya mendapat julukan buruk tersebut.

Seperti kata-kata bijak, di balik segala kekurangan, pastinya ada kelebihan. Bagimana pun FM Chauchat banyak jasa-jasanya.

Roni Sontani

2 Replies to “Senapan Mesin Ringan terburuk di dunia pertama kali digunakan oleh Perancis”

  1. Bang mau koreksi “FM Chauchat sendiri sebenarnya didesain pada 2007′ bukan 2007 tapi 1907 ,
    Dan chaucat Perancis bukanlah senapan mesin terburuk, yang mendapat predikat terburuk itu chaucat buatan Amerika yang pakai amunisi 30-06 Springfield, magazinnya sering macet dan memiliki reputasi buruk, tapi karna publikasi yang salah, akhirnya chaucat Perancis yang kena reputasi terburuk kalo anda penasaran anda bisa tonton channel forgotten weapon(bonus)

    1. Untuk penulisan tahun, ada typo dari kami. Seharusnya 1907, tertulis 2007. Mohon maaf, sudah kami koreksi.
      Untuk predikat “Terburuk” memang di mana-mana sudah kadung melekat pada FM Chauchat. AR sendiri salah satunya mengacu pada buku “Firepower Infantry Weapons (2002)”. Bisa jadi, penyebabnya adalah karena publikasi informasi yang berbeda-beda. Terlihat di video, senapan mesin ini sering macet, terlepas itu karena senapannya sendiri sudah satu abad berlalu. Terima kasih atas informasi dan perhatiannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *