Embraer menyelesaikan penerbangan perdana C-390 pesanan Korea Selatan, pengguna pertama di Asia

C-390 Korea Selatan terbang perdanaEmbraer

AIRSPACE REVIEW – Pesawat angkut militer serbaguna C-390 Millennium pertama untuk Angkatan Udara Republik Korea Selatan (ROKAF) telah menyelesaikan penerbangan perdananya dari fasilitas pabrik Embraer di dekat Sao Paulo, Brasil.

Video keberhasilan penerbangan ini dirilis oleh Embraer pada 19 Maret 2026.

Selanjutnya, pesawat akan memasuki fase pengujian dan integrasi sistem-sistem spesifik untuk memenuhi kebutuhan operasional operator Asia pertamanya tersebut.

Diumumkan pada akhir tahun 2023, pesanan Korea Selatan ini dengan nilai 710 miliar won (473 juta USD) untuk tiga pesawat C-390 di bawah persyaratan Pesawat Angkut Besar II (LTA-II).

Dalam pengadaan pesawat untuk ROKAF ini, Embraer C-390 berhasil menyingkirkan pesaingnya yakni Lockheed Martin C-130J Super Hercules buatan Amerika Serikat.

Pengiriman pesawat pertama C-390 ini ke Seoul diperkirakan akan dilakukan pada tahun 2026 ini juga.

Pesawat C-390 Millennium dirancang sebagai pesawat angkut militer berukuran sedang yang mampu membawa muatan hingga 26 ton.

Pesawat dengan berat lepas landas maksimum (MTOW) 86.999 kg ini ditenagai dengan dua mesin turbofan IAE V2500 -E5, dengan daya dorong masing-masing 139,4 kN.

Untuk performanya, C-390 memiliki kecepatan maksimum 988 km/jam (0,93 Mach), ketinggian terbang hingga 11.000 m, dan jangkauan operasi 5.020 km dengan muatan 14 ton atau jarak 2.000 km dengan muatan 26 ton.

Pesawat serbaguna ini dapat diandalkan untuk berbagai misi, termasuk pengangkutan kargo dan pasukan, operasi penerjunan udara, evakuasi medis, pencarian dan penyelamatan, tanker udara, pemadam kebakaran, dan bantuan kemanusiaan.

Pesawat berbadan tambun ini juga mampu beroperasi dari landasan pacu tak siap atau tidak beraspal, sehingga memungkinkan untuk mendukung operasi di lingkungan yang sulit atau rawan konflik di mana infrastruktur terbatas.

Di kawasan Asia, selain Korea Selatan, pesawat C-390 juga telah dipesan oleh Uzbekistan dan diminati Arab Saudi dan India, serta telah ditawarkan ke Indonesia. (RBS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *