Pembom B-52H melakukan pendaratan darurat karena kebakaran mesin, seluruh awak selamat

B-52 mendarat darurat karena kebakaran pada mesinnyaUSAF

AIRSPACE REVIEW – Sebuah pesawat pembom strategis B-52H Stratofortress milik Angkatan Udara AS (USAF) dilaporkan telah melakukan pendaratan darurat setelah salah satu mesinnya terbakar.

Sebenarnya, pembom B-52H tersebut melakukan pendaratan darurat di Pangkalan Angkatan Udara Minot di Dakota pada 23 Februari, namun informasi tersebut baru diumumkan oleh pejabat Angkatan Udara AS pada 26 Februari.

“Tidak ada awak kapal yang terluka, pasukan darurat di bandara dikerahkan ke lokasi kejadian dan segera memadamkan api. Kami sedang menyelidiki penyebab insiden itu,” kata Kantor Pers Pangkalan Angkatan Udara Minot dalam pernyataannya.

Sebagai protokol standar, penyelidikan terhadap keadaan seputar kebakaran mesin dan pendaratan darurat selanjutnya sedang dilakukan.

Otoritas pangkalan berdedikasi untuk mengungkap akar penyebab insiden tersebut untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Sebagai tambahan informasi, hingga tahun 2022 lalu, USAF masih mengoperasikan 72 pesawat B-52H dari 744 unit yang pernah dimiliki dalam berbagai varian.

Luar biasanya, sejumlah pesawat akan tetap dipertahankan terus beroperasi hingga 2045, dengan memperbaharui teknologinya sesuai perkembangan jaman.

Sementara dua pesawat pembom strategis lainnya, B-1B Lancer dan B-2 Spirit akan dipensiunkan secara bertahap pada awal 2030-an, bersamaan dengan mulai berdinasnya pembom siluman baru B-21 Raider. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *