Akbaba, rudal supersonik antiradiasi buatan Turki pengganti AGM-88 HARM

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Pabrik persenjataan Roketsan dari Turki telah mengembangkan rudal supersonik antiradiasi untuk melengkapi jet tempur generasi generasi kelima TF-X dan F-16.

Rudal dengan nama Akbaba (burung pemakan bangkai) itu sudah resmi masuk dalam daftar persenjataan TF-X pada 30 Juni lalu.

Belum banyak informasi mengenai rudal ini. Roketsan di lamannya mengatakan, hal itu karena berkaitan dengan kerahasiaan teknologi dan keamanan nasional.

Meski demikian, informasi yang didapat dari sumber anonim menyebut, rudal Akbaba akan menggantikan sekira 100 rudal AGM-88 HARM yang dibeli dari Amerika Serikat.

Rudal buatan itu Raytheon Technologies ini juga merupakan jenis rudal antiradiasi berkecepatan tinggi.

Rudal dapat digubnakan untuk menghancurkan sistem pertahanan udara yang dilengkapi dengan radar.

Sumber Angkatan Udara Turki seperti diberitakan Defense News mengatakan, rudal Akbaba juga akan digunakan oleh Skadron ke-151 yang mengoperasikan pesawat F-16C/D Fighting Falcon.

“Kami memiliki sekitar 100 AGM-88 HARM yang akan digantikan oleh Akbaba. Itu akan menghasilkan kontrak sekira 50 juta dolar AS,” ujarnya.

Nilai kontrak pembelian Akbaba, lanjutnya, akan tergantung seberapa besar kemajuan program jet tempur TF-X.

AGM-88E HARMUSN

TF-X dikembangkan oleh Turkish Aerospace Industries (TAI) sebagai pesawat tempur superioritas udara siluman bermesin ganda.

Pesawat dengan kemampuan segala cuaca tersebut dikembangkan Turki dengan menggandenga BAE Systems dari Inggris.

Pesawat akan menggantikan armada F-16 Turki dan akan diekspor negara lain.

CEO TAI Temel Kotil pernah mengatakan, TF-X dijadwalkan melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 2025 dan mulai beroperasi pada 2030.

RNS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *