Hadiri peluncuran KF-X, Menhan Prabowo Subianto berangkat ke Korea

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Keinginan Korea Selatan yang mengundang Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto agar hadir dalam peluncuran (Roll-Out) jet tempur KF-X (IF-X) terkabul dengan berangkatnya mantan Pangkostrad ini ke Negeri Ginseng pada Selasa, 6 April 2021.

Sumber Airspace Review di Jakarta mengabarkan, Menhan Prabowo bersama rombongan telah berangkat ke Korea untuk menghadiri peluncuran KF-X yang rencananya akan dilaksanakan pada Jumat, 9 April.

Sementara itu, pihak Korea Selatan juga telah memastikan bahwa Menteri Pertahanan RI telah berangkat meninggalkan Jakarta pada hari Selasa menuju Korea Selatan.

Seperti diberitakan Yonhap pada Selasa malam, Prabowo Subianto berangkat ke Korea Selatan dengan didampingi sekira 20 pejabat.

Prabowo dan rombongan dijadwalkan akan tiba di Seoul pada Rabu, 7 April.

Kehadiran Menhan Prabowo dalam peluncuran KF-X sangat ditunggu-tunggu oleh pihak Korea Selatan. Karena, hal ini akan menjadi tanda bahwa Jakarta tetap berkomitmen pada proyek tersebut di tengah spekulasi yang menyebut Indonesia berusaha keluar dari kerja sama ini.

Selama tiga hari berada di Korea Selatan, tulis Yonhap, Menhan RI akan melakukan pertemuan dengan para pejabat senior di Korea Selatan, termasuk Menteri Pertahanan Suh Wook.

Dalam kerja sama pengembangan KFX/IF-X, sebelumnya pemerintah Indonesia telah menyanggupi untuk menanggung 20 persen dari biaya pengembangan pesawat tempur generasi 4,5 ini yang total mencapai 8,8 triliun won (7,9 miliar USD).

Namun dalam perjalanannya, pembayaran dari Indonesia disebut terhenti setelah menginvestasikan 227,2 miliar won dan kurang lebih 600 miliar won belum dibayarkan.

Kehadiran Prabowo dalam peluncuran KF-X, diharapkan membawa angin segar bagi Korea Selatan dan Indonsia, khususnya dalam kerja sama pengembangan prototipe KF-X/IF-X ini.

Poetra M

2 Replies to “Hadiri peluncuran KF-X, Menhan Prabowo Subianto berangkat ke Korea”

  1. Saya setuju dengan komentar mas dul harus dilanjutkan krn sudah ada uang masuk yang sudah disetor ke korea kalo tidak dilanjut hangus,kasihan rakyat yang sudah membayarnya lewat pajak ,daripada batal uang hangus mending dulu lebih baik dibuat pengentasan kemiskinan,toh juga skuadron KFX IFX bisa mengisi slot kosong skuadron di timur Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *