Peneliti AS: China mungkin akan membeli Su-57 demi tujuan yang lain

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – China berkemungkinan besar akan membeli jet tempur siluman Su-57 dari Rusia. Akan tetapi, Beijing akan membeli pesawat itu demi tujuan yang lain, yaitu untuk mengembangkan jet tempur J-20 agar lebih canggih lagi.

China merasa, J-20 masih harus dikembangkan dan jawaban teknologinya bisa didapatkan dengan meneliti langsung Su-57 yang sudah dibeli.

Sementara bagi Rusia, menjual Su-57 tidak mendatangkan kekhawatiran teknologinya akan dicontek oleh negara lain.

Rusia justru berjuang agar Su-57 mendapat pelanggan dari negara lain agar kelangsungan produksi pesawat ini dapat tertopang sekaligus untuk mengamankan proyek jet tempur generasi selanjutnya.

Poin-poin tersebut diungkapkan oleh Mark Episkopos, peneliti dari Universitas Amerika yang juga kontributor National Interest.

Mark menyebut, China sudah memiliki J-20, namun pesawat itu masih butuh teknologi untuk mencapai keunggulan pertempuran udara di mana hal itu ada pada Su-57.

Sedangkan J-20, pada dasarnya lebih dirancang untuk dapat menerobos pertahanan musuh dengan cepat dan melakukan serangan terhadap sasaran di bawah.

“Itulah yang membedakannya dengan Su-57. Bagaimana pun,  Rusia masih memegang pakem lama di mana pesawat tempur harus unggul di udara saat berhadapan dengan pesawat tempur lain,” tulis Mark sebagaimana dielaborasi oleh Bulgarian Military.

China dapat membeli sistem persenjataan Rusia dengan mudah

Bagi China, untuk mendapatkan teknologi dari Amerika Serikat dengan membeli pesawatnya langsung tentu adalah hal yang mustahil. Rusia pun sama, tidak akan dapat membeli pesawat tempur dari AS.

Namun, China dapat membeli sistem persenjataan yang dikembangkan oleh Rusia dengan mudah, padahal teknologi yang dikembangkan oleh Rusia bisa sangat berbahaya bagi AS.

Su-35 China

Contohnya adalah sistem pertahanan udara jarak jauh S-400 Triumf di mana China telah membelinya dari Rusia.

Demikian juga dengan Su-35 yang telah diakuisisi oleh China sebanyak 24 unit. Padahal, Su-35 juga merupakan pesawat tempur strategis sehingga penjualannya dihambat oleh Washington.

Serial produksi Su-57 telah dimulai dan akan segera dikirimkan

Serial produksi Su-57 saat ini telah dimulai dan produk pertamanya akan segera dikirimkan oleh pihak pabrikan kepada Kementerian Pertahanan Rusia untuk kemudian diserahkan lagi kepada Angkatan Kedirgantaraan Rusia (VKS).

Pada saat yang sama, muncul informasi bahwa China telah menandatangani lagi pembelian pesawat tempur dari Rusia.

Hanya saja belum diketahui, apakah pesawat yang akan dibeli tersebut adalah penambahan Su-35 atau mengalihkannya ke Su-57.

Baca Juga: Rusia Tawarkan Lagi Su-35 kepada China, Indonesia Batal Beli?

Rusia disinyalir akan senang apabila China memilih opsi kedua. Karena bagi Rusia, pembelian Su-57 oleh negara lain akan meningkatkan kepercayaan pada pesawat ini dan membuka pintu bagi para calon pembeli potensial Su-57 lainnya.

Pembelian Su-57 oleh China, juga akan berdampak politis sangat besar. Karena tentu saja, hal itu akan menyulut kewaspadaan India sebagai seteru China. Dipastikan, New Delhi akan segera mengejar pengembangan jet tempur generasi keenam dengan menggandeng Rusia. Atau, India membeli pesawat yang sama , yaitu Su-57.

Penjualan Su-57 untuk mengembalikan modal

Dari sisi finasial, biaya investasi untuk riset, pembuatan, dan pengujian Su-57 tidaklah kecil. Rusia butuh balik modal di mana hal itu tidak akan tertutupi dengan hanya membuat 76 unit Su-57 untuk VKS.

produksi Su-57UAC

Rusia telah mengumumkan secara terbuka penjualan Su-57 versi ekspor pada pameran kedirgantaraan internasional MAKS-2019 di Zhukovsky, Wilayah Moskow, Rusia tahun lalu.

Pertanyaannya, apakah China mau menerima versi ekspor atau melakukan negosiasi lebih jauh sehingga dapat memiliki Su-57 versi untuk VKS.

Roni Sontani

2 Replies to “Peneliti AS: China mungkin akan membeli Su-57 demi tujuan yang lain”

    1. China beli Su-35 sampe 24 unit aja pasti ada beberapa teknologi nya yg dijiplak. Gak peduli belinya banyak atau sedikit, kalo pada dasarnya emg tukang jiplak mah apa aja dijiplak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *