AU Thailand gelar ‘Elephant Walk’ pesawat Saab Gripen C/D

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Memanfaatkan momen tanggal 11-11-2020, Angkatan Udara Kerajaan Thailand (RTAF) menggelar ‘Elephant Walk’ dengan pesawat tempur Saab Gripen C/D.

Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 11 bulan ke-11 pada jam 11:11 menggunakan 11 unit pesawat Gripen C/D.

‘Elephant Walk’ bermakna pesawat berjalan merayap bersama-sama di landasan, tampak seperti iring-iringan gajah.

Sebelas pesawat Gripen melaksanakan hal itu di Wing ke-7 Pangkalan Angkatan Udara Surat Thani, terletak 600 km di sebelah selatan Bangkok.

Dari foto-foto RTAF yang beredar di internet, terlihat satu unit Gripen C memimpin ‘Elephant Walk’ di depan. Di belakangnya 10 unit Gripen C/D mengikuti dalam dua banjar. Sementara paling belakang adalah satu unit pesawat peringatan dini dan komando, Saab 340AEW.

Setelah selesai melaksanakan taksi secara bersama-sama, satu per satu pesawat kemudian lepas landas untuk terbang dan kembali membentuk formasi di udara. Namun dua pesawat tetap berada di bawah untuk melaksanakan misi Quick Reaction Alert (QRA) melindungi wilayah udara Thailand.

RTAF Gripen elephant walkRTAF

Pangkalan Angkatan Udara Surat Thani menaungi Divisi Udara ke-4 dan Wing-7. Di bawahnya ada Skadron 701 “Hiu Ganas dari Andaman” dengan armada pesawat Saab Gripen C/D serta Skadron Kontrol Udara 702 dengan pesawat Saab 340 dan Saab 340AEW.

RTAF mendapat enam pesawat tempur Gripen C/D (2C dan 4D) pada 2011 sebagai hasil kontrak pembelian tahun 2008.

RTAF Gripen C/Ds RTAF

Pada 2010 Thailand kembali membeli enam Gripen C/D sehingga total berjumlah 12 unit.

Dalam penggunaannya, satu pesawat mengalami kecelakaan pada Januari 2017 sehingga jumlahnya kini menjadi 11 unit.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *