Api di USS Bonhomme Richard (LHD-6) sulit dipadamkan

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Saat artikel ini ditulis, sudah lebih dari dua hari dua malam api masih berkobar membakar kapal serbu amfibi USS Bonhomme Richard (LHD-6) milik Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) yang tengah sandar di salah satu dermaga di Naval Base San Diego, California.

Api mulai berkobar pada Minggu, 12 Juli 2020 sekira pukul 08.50 waktu setempat dan hingga lepas pagi tanggal 14 Juli api masih menyala di beberapa titik kendati kobaran api tidak sebesar sehari sebelumnya.

Seperti diberitakan The Drive dan kanal YouTube milik US Navy, sumber api yang belum diketahui persis itu menyebabkan pengendalian api sangat sulit.

Kesulitan bertambah akibat bertumpuknya berbagai barang yang mudah terbakar baik di area dek penerbangan (flight deck) maupun di koridor-koridor dalam kapal seperti kardus, gulungan kabel, dan sebagainya. Hal ini karena kapal yang mulai berdinas sejak Agustus 1998 itu sedang dalam pemeliharaan rutin saat kebakaran terjadi.

Seluruh unit pemadam kebakaran (damkar) yang ada di lokasi pangkalan US Navy tersebut masih dibantu oleh satuan-satuan damkar lain di luar area termasuk damkar sipil.

Upaya pemadaman api juga dilakukan oleh kapal damkar pelabuhan serta tiga heli MH-60S Seahawk dari Helicopter Sea Combat Squadron Three (HSC-3) yang menyiramkan air dengan bambi bucket.

Semuanya mati-matian berupaya mengendalikan api agar tidak menjalar ke dek terbawah di mana terdapat bunker bahan bakar yang masih terisi sekitar satu juta galon bahan bakar.

USS Bonhomme Richard merupakan kapal ketiga dari kelas Wasp. Kapal serbu amfibi ini memiliki fungsi utama sebagai sarana pendaratan unit kekuatan marinir ekspedisional (MEU/Marine expeditionary unit).

Dalam konfigurasi penyerbuan amfibi, USS Bonhomme Richard memboyong sekitar 1.900 pasukan Marinir, dua kapal pendarat LCAC dan 12 LCM, enam jet tempur siluman F-35B Lightning II (varian STOVL yang mampu medarat vertikal), 12 tiltrotor MV-22 Osprey, empat heli serang AH-1Z Viper Cobra, empat heli angkut berat CH-53 Super Stallion dan empat heli angkut serba guna UH-1Y Venom.

Karena dapat membawa jet tempur jenis STOVL, USS Bonhomme Richard yang berbobot tempur sekitar 41.000 ton itu pun sering diklasifikasikan sebagai kapal induk ringan (light carrier).

Nama “Bonhomme Richard” sendiri sebetulnya bukan langsung nama pahlawan atau tokoh US Navy. Nama tersebut adalah panggilan akrab atau julukan yang diberikan pada Benjamin Franklin, salah satu founding father Amerika Serikat yang pernah menjadi duta besar AS untuk Perancis. “Bonhomme” dalam bahasa Perancis memiliki arti “pria yang baik”.

USS Bonhomme Richard
Twitter

USS Bonhomme Richard adalah salah satu kapal perang US Navy yang ikut membantu operasi penanggulangan bencana tsunami di Aceh akhir tahun 2004 silam. Pada 4 Januari 2005 Bonhomme Richard mulai mengirimkan bantuan medis dan mengevakuasi korban di wilayah Aceh.

Nama Bonhomme Richard sempat dipakai pada beberapa kapal perang US Navy sebelumnya, termasuk pada salah satu kapal induk kelas Essex yang pernah diterjunkan dalam perang Vietnam.

Antonius KK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *