General Atomics mendapat kontrak lanjutan untuk dukungan Gray Eagle

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – General Atomics Aeronautical Systems (GA-ASI), bagian dari General Atomics, mendapatkan kontrak lanjutan sebesar 9,9 juta dolar AS dari US Army untuk mendukung perawatan drone MQ-1C Gray Eagle.

Kontrak berlaku satu tahun dari 23 April 2020 hingga 23 April 2021.

Saat ini Angkatan Darat Amerika Serikat mengoperasikan 165 unit Gray Eagle. Pesawat tanpa awak ini dioperasikan sejak tahun 2009.

US Army telah membuat perencanaan untuk mengoperasikan armada Gray Eagle hingga tahun 2037.

Gray Eagle memiliki kemampuan operasi di udara selama 25 jam. Drone dengan panjang 8,53 m dan rentang sayap 17 m ini mampu terbang hingga ketinggian maksimum 29.000 kaki.

Untuk kapasitas muatan, Gray Eagle dapat membawa beban seberat 488 kg yang disimpan secara internal maupun eksternal.

Selain dilengkapi beragam perlengkapan untuk fungsi intelijen, pengawasan, dan pengintaian (ISR), Gray Eagle juga dapat membawa persenjataan berupa empat rudal antintak Hellfire atau empat bom GBU-44/B Viper Strike.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *