Rusia terbangkan Su-35S saat pesawat asing dekati pangkalan di Suriah

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Rusia telah menerbangkan pesawat pencegat Su-35S ke udara (scramble) saat ada pesawat asing terdeteksi terbang mendekati Pangkalan Udara Khmeimim di Latakia, bagian barat laut Suriah.

Pangkalan Udara Khmeimim merupakan pangkalan udara utama pasukan Rusia di Suriah. Di tempat tersebut disiagakan pesawat-pesawat tempur dan sistem pertahanan udara termasuk S-400 Triumf.

Kementerian Pertahanan Rusia memberitakan, sebuah pesawat pengintai milik Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) telah terbang mendekati Khmeimim Air Base.

Peristiwa itu terjadi pada hari Minggu (19/4) dan teridentifikasi secara nyata setelah pesawat tempur Su-35 diterbangkan dari Khmeimim. Pesawat tak dikenal tersebut diketahui milik US Navy.

“Pada 19 April, sekitar pukul 15.00 sore waktu Moskow, sebuah target udara terdeteksi oleh alat kontrol ruang udara Rusia di atas perairan netral di Laut Mediterania, terbang menuju fasilitas militer Rusia di Republik Arab Suriah,” ujar Kementerian Pertahanan Rusia dalam keterangannya.

Pilot Su-35S selanjutnya meminta pesawat milik US Navy untuk mengubah arah penerbangan dan menjauh. Setelah selesai melaksanakan misinya, Su-35S pun kembali pulang ke Pangkalan Udara Khmeimim.

Pihak militer Rusia menekankan, Angkatan Kedirgantaraan Rusia menaati peraturan penerbangan internasional yang ketat saat melaksanakan penerbangan di atas wilayah perairan internasional.

Rusia mencatat, setiap satu pekan tercatat ada satu hingga 24 target tak dikenal mendekati Pangkalan Udara Rusia di Suriah maupun wilayah perbatasan di Laut Baltik dan Laut Hitam.

Pangkalan Udara Khmeimim dibangun Rusia di Suriah pada September 2015. Selain itu, Rusia juga menyewa pangkalan angkatan laut kecil di Tartus, Suriah.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *