US Navy protes, Su-35 cegat P-8A Poseidon sambil inverted

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) melakukan protes atas tindakan pencegatan (interception) oleh pesawat tempur Su-35 Angkatan Kedirgantaraan Rusia terhadap pesawat patroli maritim P-8A milik US Navy.

Peristiwa tejadi di atas perairan Laut Mediterania pada 15 April lalu.

Disebutkan, tindakan penghalauan tersebut sangat membahayakan karena Su-35 terbang dalam kecepatan tinggi dan melakukan manuver terbalik (inverted) berjarak 25 kaki di depan Poseidon. Tindakan tersebut sangat membahayakan seluruh kru di pesawat P-8A.

Dalam kejadian itu, kru P-8A melaporkan adanya gelombang turbulensi (wake turbulence) yang diakibatkan oleh Su-35.

Intersepsi dilakukan selama 42 menit di wilayah udara internasional. US Navy menyebut, tindakan itu adalah sesuatu yang tidak bertanggung jawab.

U.S. Navy/Erik Hildebrandt

“Kami berharap mereka berperilaku dalam standar internasional yang ditetapkan untuk memastikan keselamatan dan untuk mencegah insiden, termasuk Perjanjian 1972 untuk Pencegahan Insiden di dan di Atas Lautan (INCSEA),” tulis US Navy di laman Armada Keenam (U.S. 6th Fleet/U.S. Naval Forces Europe-Afrika.

Ditambahkan, tindakan tersebut tidak aman dan meningkatkan risiko kesalahan perhitungan dan potensi tabrakan di udara.

“Pesawat A.S. beroperasi sesuai dengan hukum internasional dan tidak memprovokasi aktivitas Rusia,” pungkasnya.

Roni Sontani

13 Replies to “US Navy protes, Su-35 cegat P-8A Poseidon sambil inverted”

    1. pesawat P-8A America itu bukan pesawat Siluman.. tapi itu pesawat radar terbang bermesin baling baling yang meluncur dari kapal induk… ya wajarlah bisa dideteksi karena bukan pesawat siluman itu.. tapi pesawat radar terbang mata mata.

    2. Pastilah Poseidon bisa di deteksi, bentuk nya saja bentuk pesawat sipil, plus kalau aktif, signal signal radio/radar dsb nya bakal ke deteksi. Kalau F 35 lebih sulit. Terganrung gadget nya

  1. Mamarika sedikit2 HAM sedikit2 protest. yg dia bom di hiroshima nagasaki itu masyarakat sipil.bukan tentara. Harusnya di sikat itu pesawat yang lai uji sensitivitas radar dengan rudal R37

  2. su 35 memang pesawat tempur melebihi pesawat tempur yang lain kecepatannyapun tidak bisa di kejar oleh pesawat tempur manapun di dunia.dan dia irit bahan bakar.mungkinkah kita bisa memilikinya. itu tergantung pemerintah.

  3. Kamu salah, Su-35 masih dapat disusul pesawat lainnya seperti F-15, kecepatan Su-35 hanya Mach 2,25 sementara f-15 kecepatannya Mach 2,9. Di Rusia pun masih ada yang lebih cepat dari Su-35 yaitu MiG-31 yg memiliki kecepatan Mach 2,95-3,15

  4. Zaman sekarang tidak perlu pertempuran udara jarak dekat (dogfight),tapi yg sangat diperlukan adalah kecanggihan untuk pertempuran jarak jauh, sehingga perlu kecanggihan radar yg bisa mendeteksi pesawat musuh dari jarak jauh sekaligus bisa mengunci sasaran untuk sikat. 🤣

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *