Berganti Nama Jadi Fenix, IA-58 Pucará Berubah Fungsi Jadi Pesawat Intelijen dan Pengintai

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Angkatan Udara Argentina (FAA) akan mengubah fungsi pesawat serang ringan IA-58 Pucará (Benteng) menjadi pesawat untuk fungsi intelijen, pengawasan, dan pengintaian (ISR). Namanya pun akan berganti menjadi IA-58 Fenix (sebangsa burung dalam mitologi Yunani)

Pesawat buatan industri dirgantara dalam negeri, Fábrica Militar de Aviones (FMA), ini telah digunakan FAA sejak 1975 alias sejak 44 tahun lalu.

Flight Global menulis, saat ini FAA mengoperasikan sedikitnya 25 IA-58 dari 107 unit yang berhasil diproduksi pada 1974-1999.

FAA dalam rilisnya pada 3 Oktober mengatakan, kepususan untuk mengubah fungsi pesawat serang serang ringan menjadi pesawat ISR, disebabkan karena secara sistem pesawat ini memang ketinggalan (outdated). Selain itu dukungan suku cadangnya pun cukup sulit.

Maka dari itu, teknologinya ini akan ditingkatkan (upgrade) serta dapat digunakan untuk 15-20 tahun ke depan.

IA-58-Fenix
FAA

Mesin pesawat yang tadinya menggunakan Turbomeca Astazou dari Perancis, akan diganti dengan PT67A-62 buatan Pratt & Whitney, Amerika Serikat.

Demikian juga dengan baling-baling yang tadinya berjumlah tiga bilah, akan diganti dengan empat bilah buatan Hartzell.

Kelengkapan baru yang akan digunakan guna mendukung fungsi ISR, antara lain sensor multi-spektrum, laser target designator, radar apertur sintetik, dan sistem komunikasi satelit.

Roni Sontani

One Reply to “Berganti Nama Jadi Fenix, IA-58 Pucará Berubah Fungsi Jadi Pesawat Intelijen dan Pengintai”

  1. argentina bisa juga kerjasama dengan PT DI untuk membuat pesawat fenix jadi nya PT DI bisa juga ingin membuat juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *