Pentagon Restui Penjualan 4 AH-1Z Viper kepada Republik Ceko

ANGKASAREVIEW.COM – Departemen Pertahanan (DOD) Amerika Serikat (AS) atau Pentagon telah menyetujui penjualan empat uni helikopter serang AH-1Z Viper kepada Republik Ceko. Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan (DSCA) AS mengumumkan hal itu hari Jumat lalu.

Untuk diketahui, Ceko merupakan anggota NATO di mana AS memberikan dukungan peningkatan kekuatan militer negeri ini dengan produk-produk militernya.

Selain untuk ikut dalam misi NATO, jelas DSCA, helikopter AH-1Z juga dimaksudkan untuk peningkatan pertahanan dalam negeri.

Tautan: Kontrak Ditandatangani, Bahrain Bakal Terima 12 AH-1Z Viper Tahun 2022

Sebelumnya, Ceko mengajukan pembelian 4 AH-1Z berikut delapan mesin T-700-GE-701D yang terintegrasi, delapan sistem GPS dengan Navigasi Inersial (EGI) buatan Honeywell, Precise Positioning Service (PPS), dan 14 rudal udara ke darat AGM-114 Hellfire.

Pembelian tersebut bernilai total 205 juta dolar AS.

ViperUSMC
Helikopter AH-1Z Viper dibuat oleh pabrik Bell atas permintaan Korps Marinir AS (USMC). Heli yang terbang perdana pada 8 Desember 2000 ini dilengkapi sistem avionik, komunikasi, dan persenjtaan mutakhir.

Tautan lain: Korps Marinir AS Terima Helikopter Angkut Berat CH-53K King Stallion

Bahkan disebutkan, helikopter varian Zulu ini merupakan helikopter di dunia yang berkemampuan penuh untuk pertempuran udara ke udara.

AH-1Z pilot helmetsPreston Reed
Tidak hanya digunakan oleh USMC, AH-1Z juga telah dipesan oleh Angkatan Udara Bahrain sebanyak 12 unit dan oleh Angkatan Darat Pakistan sebanyak 15 unit.

Tautan lain: Pakistan Terima 4 Helikopter Serang Mi-35M Hind E dari Rusia

Selain merestui pembelian 4 AH-1Z, DOD kemungkinan besar juga akan mengabulkan pembelian 12 heli UH-60M Black Hawk oleh Ceko berikut kelengkapannya senilai 800 juta dolar AS.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *