Kazakhstan Rayakan HUT Angkatan Bersenjata dengan Parade Militer dan Aksi Kemampuan

ANGKASAREVIEW.COM – Kazakhstan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Angkatan Bersenjata ke-26 dengan pelaksanaan parade dan aksi kemampuan militer di Pusat Latihan Militer, Pangkalan Otar, Distrik Kordai, Zhanbyl, Senin.

Sejarah militer Kazakhstan dimulai pada 7 Mei 1992 dengan turunnya perintah pembentukan Angkatan Bersenjata Nasional dari Panglima Tertinggi Nursultan Nazarbayev yang juga merupakan presiden negeri itu.

Pada perayaan tahun ini, Presiden Nazarbayev tiba di tempat upacara menggunakan helikopter Mi-17 didampingi Menteri Pertahanan Pertahanan Saken Jasuzakov.

Perayaan Hari Angkatan Bersenjata yang juga disebut Hari Pembela Tanah Air itu dipimpin Panglima Tertinggi dan Presiden Kazakhstan dengan menyertakan 3.000 prajurit, 300 kendaraan militer, dan 40 selaku peserta upacara.

Usai parade militer, dilaksanakan aksi kemampuan atau semacam fire power demo di lapangan terbuka berupa gurun tempat latihan militer Kazakhstan.

Grigory Bedenko

Dalam pidatonya, Presiden Nazarbayev berjanji pada tahun 2020 negara akan mengalokasikan secara khusus anggaran yang diperlukan bagi pertahanan dari kas pendapatan negara.

Militer Kazakhstan juga akan membentuk pasukan khusus dan pasukan pertahanan teritorial reaksi cepat demi menghadapi tantangan ancaman dan keamanan baru agar lebih efektif.

Saat ini Angkatan Bersenjata Kazakhstan menaungi unsur kekuatan Angkatan Darat, Angkatan Udara, Pertahanan Udara, Angkatan Laut, dan Garda Republik.

Dmitriy Pichugin

Untuk matra udara, sejumlah pesawat tempur dimiliki, antara lain MiG-23, MiG-27, MiG-29, MiG-31, Su-25, dan Su-27/30.

Kazakstan merupakan negara pecahan Uni Soviet yang memproklamasikan kemerdekaannya pada 16 Desember 1991. Negeri di Asia Tengah yang beribu kota di Astana ini memiliki luas wilayah terbesar kedua setelah Rusia di antara negara-negara pecahan Uni Soviet.

RONI SONTANI