Dibantu CFM, BAT Segera Miliki Kemampuan MRO Mesin CFM56 dan LEAP

ANGKASAREVIEW.COM – Kamis (29/3/2018) lalu merupakan tonggak sejarah penting dalam kemitraan yang telah GE Aviation jalin selama ini dengan Lion Group. Dengan menandatangani kesepakatan pembelian mesin LEAP-1A seharga 55 dolar AS, sontak hubungan kemitraan antara keduanya pun semakin haarmonis. Bahkan GE Aviation pun membantu Batam Aero Technic (BAT) untuk miliki kemampuan MRO mesin pesawat jenis CFM56 dan LEAP.

“Lion Air telah merasakan manfaat yang besar dari pengoperasian mesin LEAP-1B dan memahami bagaimana mesin LEAP-1A akan menjadi aset penting bagi maskapai. Dengan perluasan layanan MRO, akan menjadikan kemitraan ini semakin lengkap. Kami senang melihat apa yang akan terjadi di masa depan,” ujar Chaker Chahrour, vice president of Global Sales & Marketing GE Aviation, induk perusahaan CFM International.

BACA  Belum Ada Kontrak Pembelian C-130J, Lockheed Martin Tunggu Keputusan Indonesia

Kesepakatan yang ditandatangani tersebut juga temasuk perluasan layanan Material Service Agreement (MSA) selama 25 tahun untuk mesin CFM56-7B, CFM56-5B, dan LEAP-1B yang ditandatangani pada tahun 2014 dan ke depannya juga akan mencakup mesin LEAP-1A.

Baca Juga:

Gelontorkan Dana 13,4 Miliar Dolar AS, Lion Group Jadi Pengguna Mesin LEAP Terbesar di Dunia

Boeing Serahterimakan 737 MAX 9 Pertama kepada Thai Lion Air

CFM juga akan menyediakan layanan maintenance, repair and overhaul (MRO) untuk mesin CFM56 dan LEAP milik Lion Group hingga fasilitas MRO milik Lion Air, BAT di Batam selesai dibangun.

CFM telah memberikan bantuan dalam pengembangan fasilitas pemeliharaan dan pengujian mesin milik Lion Group yang baru sejak tahun 2016. Perusahaan mesin pesawat asal AS ini memberikan bantuan dalam hal manajemen proyek dan saran ahli mulai dari desain, konstruksi dan penyelesaian akhir fasilitas baru tersebut.

BACA  Saingi S-400 dan Patriot, Uni Eropa Rancang Rudal Pencegat Multiperan

Saat dioperasikan nanti, BAT akan memiliki kemampuan pemeliharaan dan perbaikan untuk mesin CFM56 dan LEAP. CFM akan menyediakan pelatihan perbaikan mesin CFM56 dan LEAP dengan alih pengetahuan yang akan mendukung pengembangan para spesialis MRO berkualitas dari dalam negeri.

Lion Group telah menjadi pelanggan CFM sejak tahun 2000 dan seluruh armada pesawat berbadan sempit yang berjumlah 690 pesawat (sudah beroperasi dan dalam pesanan) menggunakan mesin yang di produksi CFM.

Lion Group telah memesan mesin CFM56 untuk digunakan pada pesawat Airbus A320ceo dan Boeing Next-Generation 737. Sementara mesin model LEAP-1A dan LEAP-1B masing-masing digunakan untuk pesawat A320neo dan 737 MAX. (ERY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *