Ditjen Hubud dan ICAO Beri Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat Keamanan Penerbangan

ANGKASAREVIEW.COM – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubud Kemenhub) bekerja sama dengan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) Regional Office Asia Pasific untuk melaksanakan Cooperative Aviation Security Program-Asia Pacific (CASP-AP) Exercise Worshop. Kegiatan yang diselenggarakan pada 9 – 12 Januari 2018 di Jakarta ini bertujuan untuk memberikan latihan penanggulangan keadaan darurat keamanan penerbangan kepada seluruh negara anggota.

Indonesia diberikan kepercayaan untuk menjadi host dalam kegiatan ini karena dianggap sebagai negara yang selalu aktif dalam setiap pertemuan yang diadakan oleh CASP-AP, terutama pertemuan untuk update kemajuan dan sharing perkembangan implementasi terhadap regulasi dan standard yang dikeluarkan oleh ICAO.

CASP – AP Exercise Workshop kali ini dibuka oleh Direktur Keamanan Penerbangan M. Nasir Usman mewakili Dirjen Perhubungan Udara, Agus Santoso dan diikuti oleh 24 peserta dari 9 negara anggota yaitu Indonesia, Thailand, Laos, Bhutan, Timor Lester, Malaysia, Kiribati, Philippines, dan Fiji.

Baca Juga: Mahasiswa Unsurya Tinjau Implementasi CASR di Bandara Halim Perdanakusuma

Dalam sambutannya yang dibacakan Nasir, Agus menuturkan bahwa dalam dunia yang terus berubah setiap saat, akan menimbulkan pula jenis  ancaman yang berbeda setiap waktu. Untuk itu sistem pencegahan terhadap pelanggaran sistim keamanan juga harus terus berkembang, terutama dalam melindungi manusia, infrastruktur dan peralatan.

Oleh sebab itu, pertemuan ini memiliki urgensi karena akan meningkatkan pengetahuan teoritis dan praktis para peserta tentang bagaimana mengembangkan dan melakukan latihan pengujian rencana penanggulangan keadaan darurat.

Menurut Agus, semua anggota ICAO diminta untuk mengembangkan dan menerapkan langkah-langkah untuk memastikan pengelolaan respon yang efektif atas tindakan-tindakan yang melanggar hukum, sesuai dengan annex 17 tentang keamanan penerbangan. Langkah-langkah antisipasi tersebut harus diuji secara reguler dan berkesinambungan.

Baca Juga: Dorong Perekonomian di Ujung Selatan Indonesia, Ditjen Hubud Kembangkan Bandara DC Saudale

CASP-AP merupakan program kerjasama tingkat regional Asia-Pasifik yang bergerak di bidang keamanan penerbangan di bawah naungan ICAO. CASP-AP saat ini telah melalui Phase I (2004 – 2009) dan Phase II (2009-2014) yang terdiri dari 12 – 24 negara anggota di kawasan Asia-Pasifik.

CASP – AP Exercise Workshop dirancang untuk memberikan pengetahuan teoritis dan praktis bagi personil keamanan penerbangan tentang bagaimana mengembangkan dan melaksanakan proses latihan untuk menguji rencana penanggulangan keadaan darurat keamanan penerbangan.

CASP-AP akan membantu negara anggota dalam pengembangan terkait organisasi, legislasi, proses dan prosedur yang sesuai untuk meningkatkan keamanan pada operasi udara, pesawat, bandara, instalasi penerbangan sipil, personil serta membantu lebih lanjut dalam mengidentifikasi dan mengurangi kekurangan pada negara anggota tersebut. FERY SETIAWAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *