Semakin perkasa, Polandia memperkuat kemampuan artilerinya dengan 500 HIMARS dan 288 Homar-K

HIMARS dan Homar-KIstimewa

AIRSPACE REVIEW – Polandia telah mengambil langkah strategis untuk memperkuat kemampuan artilerinya dengan mengganti peluncur roket multilaras (MLRS) BM-21 Grad buatan Uni Soviet yang sudah tua dengan sistem canggih dari Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Angkatan Darat Polandia akan menerima 500 unit HIMARS dari AS dan 288 sistem Homar-K Chunmoo dari Korea.

M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) adalah sistem artileri serba guna dan sangat lincah yang dikembangkan oleh Lockheed Martin, dipasang pada truk FMTV (Family of Medium Tactical Vehicles) seberat 5 ton.

Sistem ini dilengkapi dengan peluncur yang dapat membawa enam roket GMLRS (Guided Multiple Launch Rocket System) atau satu rudal ATACMS (Army Tactical Missile System).

Roket GMLRS memiliki jangkauan hingga 70-80 km dan dikenal karena kemampuan berpemandu presisinya. Sedangkan rudal ATACMS memperluas jangkauan secara signifikan, memungkinkan serangan terhadap target hingga sejauh 300 km.

Sementara Homar-K adalah versi modifikasi Polandia dari sistem MLRS K239 Chunmoo yang dikembangkan oleh Hanwha Defense Korea Selatan dan dipasang pada truk Jelcz 8×8 buatan lokal..

Peluncurnya dapat dikonfigurasikan dengan dua kontainer, masing-masing berisi enam roket berpemandu 239 mm, yang memungkinkan sistem meluncurkan hingga 12 roket dalam satu salvo, dengan jangkauan 80 km.

Selain itu, Homar-K dapat dikonfigurasikan untuk membawa dua rudal balistik taktis jarak jauh, yang mampu menyerang target pada jarak lebih dari 290 km.

Langkah pengadaan sistem MLRS modern ini merupakan bagian dari upaya Polandia yang lebih luas untuk meningkatkan pertahanan nasionalnya di tengah meningkatnya ketegangan regional.

Kehadiran sistem HIMARS dan Homar-K yang baru memberikan Angkatan Darat Polandia jangkauan, presisi, dan fleksibilitas yang jauh lebih besar.

Pejabat pertahanan Polandia telah menekankan bahwa perolehan sistem canggih ini memastikan bahwa Polandia tetap berada di garis depan inisiatif pertahanan NATO di Eropa Timur. (RBS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *