Jerman Kehabisan Stok Rudal Patriot, Setop Pengiriman ke Ukraina

PAC-3U.S. Army
Rudal Patriot PAC-3.

AIRSPACE REVIEW – Jerman mengumumkan bahwa stok amunisi dan rudal pencegat untuk sistem pertahanan udara MIM-104 Patriot yang dialokasikan untuk Ukraina telah habis sepenuhnya. Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, mengatakan hal tersebut dalam wawancara dengan surat kabar Berliner Morgenpost pada 7 November 2026, sebagaimana dilaporkan oleh Focus Online.

Pistorius menjelaskan bahwa Berlin telah mengoperasikan dan mengirimkan beberapa baterai Patriot beserta sejumlah besar rudal pencegat ke Kyiv sejak konflik bersenjata dengan Rusia meningkat. Namun, pengiriman tambahan saat ini tidak memungkinkan karena kemampuan pasokan dan pengisian ulang persediaan dalam negeri yang terbatas.

“Apa pun yang kami transfer sekarang tidak dapat digantikan dalam waktu dekat, dan hal ini akan menimbulkan celah pada kapasitas pertahanan sendiri yang tidak bisa mereka ambil resikonya,” tegas Pistorius.

Tantangan Baru

Langkah ini menandai tantangan baru bagi pertahanan udara Ukraina yang sangat bergantung pada sistem PAC-2 dan PAC-3 buatan Amerika Serikat untuk memblokir serangan rudal balistik dan serangan udara Rusia. Industri pertahanan Eropa hingga kini masih menghadapi hambatan kapasitas produksi untuk memperbarui stok pencegat dalam tempo cepat.

MIM-104 Patriot sendiri mengandalkan dua varian utama rudal pencegat yang dikembangkan oleh kontraktor pertahanan Amerika Serikat, yaitu PAC-2 dan PAC-3. Varian PAC-2 (Patriot Advanced Capability-2) mengusung mekanisme peledakan hulu ledak konvensional jenis proximity-fuse, di mana rudal meledak di dekat target untuk menghancurkannya menggunakan benturan serpihan ledakan. Rudal ini sangat efektif untuk mencegat sasaran udara berukuran besar seperti pesawat tempur, rudal jelajah, maupun rudal balistik jarak pendek.

Sementara itu, varian PAC-3 yang lebih modern mengadopsi teknologi hit-to-kill (PAC-3 MSE/Missile Segment Enhancement), yakni menghancurkan rudal balistik musuh secara langsung melalui tabrakan kinetik energi tinggi tanpa mengandalkan ledakan serpihan. Penggunaan teknologi ini memberikan presisi yang jauh lebih tinggi dan tingkat keberhasilan yang lebih besar dalam menetralisir rudal balistik hipersonik maupun rudal balistik taktis sebelum mencapai sasaran vital.

Info Lainnya: Teror Drone Misterius Intai Fasilitas Vital Sistem Patriot dan Depot Logistik Jerman

Varian PAC-3 juga berukuran lebih kompak dibanding PAC-2, sehingga satu unit peluncur mampu memuat hingga 16 rudal PAC-3 dibandingkan 4 rudal PAC-2.

Kombinasi penggunaan PAC-2 dan PAC-3 selama ini menjadi tulang punggung pertahanan udara strategis Ukraina dalam melindungi infrastruktur kritis dan kota-kota besar dari gelombang serangan udara. Namun, kompleksitas produksi kedua varian rudal ini serta tingginya biaya pembuatan menyebabkan produsen di Amerika Serikat dan mitra lisensinya di Eropa kewalahan memenuhi lonjakan permintaan amunisi dalam waktu singkat. (PN)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *