Valhalla Skythunder Gabungkan Kanon Gatling M197 20 Mm dan Roket Pemandu Laser 70 Mm di Sasis Truk FMTV 6X6

Sistem pertahanan udara antidrone SkythunderValhalla Turrets
Sistem pertahanan udara antidrone Skythunder.

AIRSPACE REVIEW – Produsen pertahanan Slovenia, Valhalla Turrets, sedang mempersiapkan versi baru dari sistem pertahanan udara Skythunder rancangannya untuk menembak jatuh drone kamikaze dan melindungi infrastruktur penting.

Sistem pertahanan udara jarak dekat baru ini dipersenjatai dengan senapan Gatling multilaras 20 mm dan roket berpemandu 70 mm, serta radar 360 derajat.

Kubah senjata Skythunder dipasang pada sasis truk FMTV berpenggerak 6×6, jenis kendaraan yang sama yang membawa peluncur roket M142 HIMARS Angkatan Darat AS.

Kanon Helikopter Viper

Kanon tiga laras M197 yang digunakan Skythunder adalah senjata yang sama dipasang di menara depan helikopter serang AH-1Z Viper Korps Marinir AS yang diproduksi oleh General Dynamics Land Systems (GDLS).

Kanon otomatis kaliber 20 mm ini akan memberikan daya tembak volume tinggi untuk melimpahkan drone kamikaze dan target terbang rendah lainnya.

Sementara roket berpemandu laser 70 mm menambahkan opsi jangkauan yang lebih jauh untuk target di luar jangkauan efektif kanon.

Sistem ini juga memiliki cakupan radar 360 derajat penuh, menggunakan sensornya untuk menemukan dan melacak target, serta terhubung ke jaringan pertahanan udara berlapis yang lebih luas.

Bisa Dipindahkan Lewat Udara

Sistem Skythunder dipasang pada sasis truk militer beroda 6×6 dari jenis Family of Medium Tactical Vehicles (FMTV) seri M1140 yang diproduksi oleh BAE Systems.

Kendaraan menampung tiga awak yang duduk di kabin lapis baja yang dapat menahan peluru senapan serbu dan serpihan munisi artileri.

Memiliki bobot hingga 5 ton, truk digerakkan menggunakan mesin diesel Caterpillar 3116 ATAAC kapasitas 6.600 cc berdaya 330 hp.

Sistem ini dirancang untuk dapat dipindahkan lewat udara, dimasukkan dalam perut sekelas Lockheed Martin C-130J Super Hercules atau Airbus A400M Atlas. (RBS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *