Disaksikan Putin: Aeroflot Cetak Sejarah, Borong 90 Pesawat MC-21-310 Buatan Dalam Negeri
UAC, TASSAIRSPACE REVIEW – Langkah besar baru saja dicatat dalam sejarah penerbangan sipil Rusia. Maskapai nasional Aeroflot secara resmi menandatangani kesepakatan raksasa bersama perusahaan negara Rostec untuk pengadaan dan perawatan 90 unit pesawat MC-21-310.
Transaksi ini resmi menjadi pesanan terbesar yang pernah ada dalam industri penerbangan sipil Rusia.
Acara penandatanganan kontrak yang berlangsung di Moskow pada 18 September 2026, dihadiri langsung oleh Presiden Rusia Vladimir Putin melalui tautan video, didampingi oleh Menteri Perindustrian dan Perdagangan Anton Alikhanov serta Menteri Transportasi Andrei Nikitin.
Kerja sama strategis ini turut melibatkan sejumlah entitas penting penerbangan Rusia, termasuk United Aircraft Corporation (UAC), Aviacapital-Service, dan United Engine Corporation (UEC).
Paket Layanan Komprehensif 22 Tahun
Kesepakatan ini bukan sekadar urusan jual-beli unit armada. Kontrak bernilai fantastis tersebut mencakup paket layanan komprehensif selama 22 tahun.
Kontrak termasuk penyediaan simulator penerbangan, pelatihan khusus bagi awak pesawat dan tim teknisi, integrasi perangkat lunak penerbangan, hingga jaminan dukungan teknis purna jual.
Melalui skema pemeliharaan total ini, pemasok bertugas menjamin ketersediaan teknis pesawat sepanjang masa pakainya, sehingga Aeroflot dapat memaksimalkan jam terbang komersial.
Seperti diberitakan TASS, proses pengiriman 90 unit pesawat baru ini dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai tahun 2029 hingga 2032.
Pesanan ini menambah komitmen Aeroflot sebelumnya yang telah menyepakati pembelian 18 unit MC-21 pada tahun 2023, yang rencananya dikirim pada periode 2027–2028.
Dengan demikian, kontrak baru ini secara total menjamin dukungan pemeliharaan untuk armada sebanyak 108 pesawat.
Sertifikasi Tahun Depan
Menteri Perindustrian dan Perdagangan Anton Alikhanov mengatakan, langkah ini merupakan bentuk nyata keberlanjutan Program Pengembangan Penerbangan Sipil Komprehensif Rusia, di mana pesawat MC-21-310 diproyeksikan menerima sertifikasi resminya pada tahun depan.
Senada dengan hal tersebut, CEO Aeroflot Sergey Alexandrovsky menegaskan kesiapan maskapainya untuk menjadi operator peluncuran model anyar ini sekaligus meneruskan tradisi panjang perusahaan dalam mengoperasikan teknologi penerbangan buatan dalam negeri.
Sementara itu, Direktur Jenderal Rostec Sergey Chemezov menekankan pentingnya kepastian syarat, tenggat waktu, dan harga dalam kesepakatan ini di tengah kemampuan industri domestik Rusia memproduksi pesawat sipil secara mandiri.
Secara teknis, MC-21-310 merupakan varian unggulan yang dibekali mesin PD-14 buatan lokal.
Info Lainnya: Tahun 2026 maskapai penerbangan Rusia akan menerima lebih dari 50 pesawat baru buatan dalam negeri
Pengembangan versi ini diakselerasi guna menggantikan komponen Barat pasca-sanksi ekonomi akibat konflik di Ukraina.
Dirancang sebagai pesawat jet komersial rute jarak pendek hingga menengah, MC-21-310 disiapkan untuk menggantikan armada tua seperti Tupolev Tu-154 dan Tu-204 sekaligus menjadi alternatif bagi pesawat buatan asing.
Hadir dalam konfigurasi 150, 180, hingga 210 kursi, pesawat ini mampu menempuh jarak jelajah hingga 6.000 km. (AF)
