Genjot Produksi, Kalashnikov Kirim Masif Senapan Runduk SVDS ke Militer Rusia
IstimewaAIRSPACE REVIEW – Produsen senjata legendaris asal Rusia, Kalashnikov Group, kembali merampungkan pengiriman besar-besaran senapan runduk (penembak jitu) Dragunov varian popor lipat (SVDS) kaliber 7,62 mm kepada pelanggan negara.
Pengiriman partai besar ini direalisasikan sebagai bagian dari pemenuhan kontrak pengadaan pertahanan pemerintah Rusia untuk tahun anggaran 2026, menurut TASS.
Varian SVDS sendiri merupakan versi modernisasi dari senapan runduk standar Dragunov (SVD) yang dirancang khusus untuk mengakomodasi kebutuhan operasional unit-unit taktis bermobilitas tinggi, seperti Pasukan Lintas Udara (VDV), Korps Marinir, serta unit operasi khusus.
Keunggulan utama dari model ini terletak pada penggunaan popor logam yang dapat dilipat ke samping, sehingga memudahkan prajurit saat bermanuver di dalam kendaraan tempur infanteri maupun saat melakukan penerjunan udara tanpa mengorbankan ketahanan dan akurasi tembakan.
Pengiriman Melonjak Sejak Serangan ke Ukraina
Pihak perusahaan mengonfirmasi bahwa permintaan terhadap platform senjata ini melonjak drastis dan terus menjadi andalan di zona operasi militer Rusia sejak tahun 2022.
Untuk merespons tingginya kebutuhan di garis depan, Kalashnikov bahkan telah meningkatkan volume produksi senapan SVDS hingga 13 kali lipat pada tahun 2025 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Tren permintaan yang tinggi tersebut diproyeksikan akan terus berlanjut secara stabil sepanjang tahun 2026.
Secara teknis, senapan penembak jitu SVDS mengusung mekanisme kerja semi-otomatis berbasis pendorong gas (gas-operated) dengan piston langkah pendek (short-stroke piston). Senjata ini dirancang untuk menembakkan amunisi standar militer Rusia kaliber 7,62×54 mmR (Rimmed) dari magasin berkapasitas 10 butir.
Memiliki jarak tembak efektif hingga sekitar 800 meter dengan pembidikan optik, SVDS mampu memberikan ketepatan tembakan serta daya hancur yang tinggi untuk melumpuhkan personel maupun sasaran taktis musuh di medan tempur.
Laras Lebih Pendek
Salah satu perbedaan paling signifikan antara SVDS dan SVD standar terletak pada konstruksi fisik dan panjang larasnya.
SVDS dilengkapi laras yang sedikit lebih pendek, yaitu sekitar 565 mm dibandingkan laras 620 mm pada SVD konvensional, namun dibuat dengan profil yang lebih tebal guna menjaga ketahanan panas dan akurasi saat tembakan dilakukan secara beruntun.
Selain itu, penggunaan pegangan pistol (pistol grip) terpisah dari popor lipat tubular berbahan logam menjadikan ergonomi senjata ini jauh lebih fleksibel saat digunakan oleh prajurit yang mengenakan rompi antipeluru tebal.
Sebagai sistem senapan runduk modern, SVDS dirancang kompatibel dengan berbagai perangkat pembidik optik maupun pencitraan malam (night vision/thermal sight), seperti keker optik standar PSO-1 atau varian optik malam seri NSPU.
Keandalan mekanisnya yang relatif tahan terhadap kondisi lingkungan ekstrem, mulai dari lumpur, debu, hingga suhu dingin membeku, menjadikan SVDS tetap menjadi salah satu senjata penembak jitu skuad (designated marksman rifle) paling ampuh dan tepercaya yang diandalkan oleh doktrin militer Rusia hingga saat ini. (AF)
