Jerman percepat akuisisi 400 rudal Tomahawk dan sistem peluncur Typhon dari Amerika Serikat

Rudal jelajah TomahawkIstimewa

AIRSPACE REVIEW – Pemerintah Jerman tengah mempercepat proses negosiasi dengan Washington untuk pengadaan sistem senjata canggih guna memperkuat kemampuan serangan jarak jauhnya.

Berlin menargetkan akuisisi tiga unit sistem peluncur Typhon dan hingga 400 unit rudal jelajah Tomahawk Block V.

Langkah ini diambil menyusul pembatalan rencana pengerahan unit artileri jarak jauh AS di wilayah Jerman oleh Pentagon.

Sebagai gantinya, Jerman memilih untuk memiliki dan mengoperasikan sendiri sistem tersebut guna memastikan kedaulatan pertahanan dan daya tangkal (deterrence) di kawasan Eropa, terutama terhadap potensi ancaman dari wilayah Timur.

Sistem Typhon, yang juga dikenal sebagai Mid-Range Capability (MRC), merupakan peluncur darat bergerak yang sangat fleksibel.

Sistem ini mampu meluncurkan dua jenis rudal utama, yaitu rudal Tomahawk Block IV/V dengan jangkauan hingga 1.700 km.

Kehadiran rudal ini akan memberikan kemampuan bagi militer Jerman (Bundeswehr) untuk menyerang target strategis jauh di dalam wilayah lawan.

Yang kedua adalah SM-6 (Standard Missile 6), rudal multiguna yang dapat digunakan untuk pertahanan udara maupun serangan permukaan dengan kecepatan melebihi Mach 3 dan jangkauan di atas 500 km.

Meskipun Jerman telah mengajukan permintaan resmi sejak Juli 2025, proses ini menghadapi tantangan ketersediaan stok.

Penggunaan lebih dari 850 rudal Tomahawk oleh AS dalam berbagai operasi di Timur Tengah baru-baru ini telah menekan stok global.

Akibatnya, beberapa negara lain seperti Jepang dan Belanda juga mengalami keterlambatan pengiriman.

Untuk mengatasi ketergantungan pada AS, Jerman juga dilaporkan sedang menjajaki pengembangan solusi serangan jarak jauh domestik bersama mitra Eropa lainnya.

Namun, sistem Typhon dianggap sebagai “solusi jembatan” yang paling siap untuk mengisi kekosongan kemampuan pertahanan Jerman saat ini.

Selain penggunaan di darat, Angkatan Laut Jerman juga mempertimbangkan untuk melengkapi kapal fregat kelas Sachsen (F124), Brandenburg (F123), serta fregat masa depan F127 dengan kemampuan peluncuran rudal serupa. (RF)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *