Tingkatkan daya gedor, Angkatan Darat Filipina beniat mengakuisisi Type 10 MBT dari Jepang

Type 10 MBT buatan Jepang_Via X

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Darat Filipina (PA) sedang mengevaluasi tank tempur utama (MBT) Type 10 buatan Jepang sebagai alternatif potensial untuk menggandakan kekuatan tempur armada tanknya. MaxDefense Philippines melaporkan pada 9 Mei 2026.

Upaya ini menandakan kemungkinan pergeseran PA ke arah daya tembak lapis bajanya yang lebih berat.

Seperti diketahui PA saat ini mengoperasikan sembilan unit tank ringan/medium Sabrah dari Israel, dan pengiriman 18 unit lainnya tertunda akibat perang Israel dengan Iran.

Kehadiran tank Type 10 ini mampu memberikan daya hancur dan daya tahan antilapis baja yang jauh lebih mumpuni, namun tetap dapat dioperasikan di seluruh wilayah kepulauan Filipina, baik medan terbuka maupun perkotaan.

Dengan bobot kisaran 44-48 ton, Type 10 tergolong MBT yang ringan dibandingkan produk Barat ataupun Rusia yang rata-rata di atas 55-65 ton.

Sebagai tank modern, Type 10 memiliki keunggulan pada fitur C4I-nya (perintah, kontrol, komunikasi, komputer, dan intelijen).

Sistem tersebut memungkinkan berbagi informasi di antara pasukan tank dan terhubung ke jaringan komputer pasukan infanteri.

Dalam hal persenjataan, Type 10 dilengkapi kanon L44 120 mm smoothbore dengan pemuat otomatis berkecepatan tinggi.

Persenjataan sekunder mencakup satu senapan mesin koaksial Type 64 kaliber 7,62 mm dan satu senapan mesin M2 HB kaliber 12,7 mm yang dipasang di atap yang dikendalikan dari jauh (RCWS).

Lambung tank dilapisi keramik komposit modular yang memberikan perlindungan terhadap serangan granat berpeluncur roket (RPG), proyektil HEAT, dan rudal antitank

Untuk spesifikasinya, Type 10 berdimensi panjang 9,4 m, lebar 3,2 m, dan tinggi 2,3 m. Dibutuhkan tiga awak untuk mengoperasikannya, termasuk komandan, penembak dan pengemudi.

Sebagai tenaga penggeraknya, Type 10 menggunakan mesin diesel berdaya 1.200 hp, dapat mencapai kecepatan maksimum 70 km/jam dan jangkauan operasi sekitar 500 km.

Berdasarkan sejarahnya, tank yang diproduksi oleh Mitsubishi Heavy Industries (MHI) ini mulai digunakan Angkatan Darat Bela Diri Jepang (JGSDF) pada tahun 2012, total 106 unit dibuat. (RBS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *