Mengagumkan, pesawat modifikasi An-28 Ukraina berhasil jatuhkan 213 drone Rusia

An-28 Ukraina jatuhkan 213 drone RusiaThe New York Times

AIRSPACE REVIEW – Tim sukarelawan Ukraina yang mengoperasikan pesawat kargo sipil yang dimodifikasi, Antonov An-28, mencatatkan prestasi luar biasa dalam menjaga wilayah udara negara tersebut.

Pesawat yang diubah menjadi “pemburu drone” ini dilaporkan telah berhasil menjatuhkan 213 target udara Rusia, termasuk drone serang jenis Shahed dan drone pengecoh Gerbera.

Berdasarkan laporan dari The New York Times, bukti keberhasilan ini terpampang jelas pada kill markings (tanda kemenangan) yang dilukis di badan pesawat.

Penggunaan pesawat An-28 yang dimodifikasi, dinilai sebagai strategi yang sangat efektif dan hemat biaya di tengah tekanan besar terhadap sistem pertahanan udara Ukraina.

Salah satu keunggulan utama dari penggunaan An-28 ini adalah efisiensi biayanya.

Dikatakan, setiap pencegatan drone musuh hanya menghabiskan biaya amunisi sekitar 500 USD (sekitar Rp8 juta). Angka ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan penggunaan rudal darat ke udara yang biayanya bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan dolar per unit.

Pesawat tersebut dilengkapi dengan senapan mesin M134 Minigun buatan Amerika Serikat yang mampu menembakkan ribuan butir peluru per menit.

Selain senapan mesin, pesawat ini juga telah dimodifikasi untuk membawa hingga enam drone pencegat P1-SUN yang dikembangkan oleh perusahaan Ukraina, SkyFall.

An-28 ini dioperasikan oleh kru sukarelawan yang bekerja sama dengan jaringan pertahanan udara nasional Ukraina.

Pesawat biasanya dikerahkan saat terjadi serangan drone Rusia di malam hari.

Dengan panduan dari petugas operator dan bantuan stasiun penargetan optik, kru akan melacak secara visual dan menghancurkan drone musuh di udara.

Salah satu kru pesawat, Valerii Slipkan, mendedikasikan dirinya untuk memodifikasi pesawat ini setelah kehilangan putranya di awal invasi skala penuh Rusia.

Kru lainnya, Timur, yang merupakan mantan juara dunia aerobatik udara, juga terlibat aktif dalam mengembangkan sistem drone interseptor otomatis untuk memperkuat pertahanan udara.

Penggunaan pesawat seperti An-28 dan pesawat latih Yak-52 dalam peran antidrone menunjukkan kreativitas militer Ukraina dalam menghadapi serangan drone Rusia yang terus berlangsung tanpa harus menguras stok rudal pertahanan udara mereka yang berharga. (RNS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *