Ukraina ubah pesawat An-28 jadi pemburu Shahed: Luncurkan drone pencegat P1-SUN dari udara

Ukraina modifikasi An-2 sebagai peluncur drone pencegat P1-SUNVia Telegram

AIRSPACE REVIEW – Militer Ukraina terus berinovasi dalam menghadapi ancaman serangan udara Rusia. Laporan terbaru mengungkapkan bahwa Angkatan Udara Ukraina (UAF) telah memodifikasi pesawat angkut ringan Antonov An-28 menjadi platform pemburu drone.

Dalam melaksanakan misinya, pesawat tersebut akan meluncurkan drone pencegat canggih P1-SUN untuk menjatuhkan drone kamikaze Shahed/Geran milik Rusia.

An-28 yang dimodifikasi sebagai “Airborne Drone Hunter” ini dilengkapi dengan sistem deteksi target optik.

Dalam satu kali misinya, pesawat bermesin ganda ini mampu membawa hingga enam unit drone pencegat P1-SUN.

Drone P1-SUN, yang diproduksi oleh perusahaan teknologi pertahanan Ukraina, Skyfall, dirancang khusus untuk menjadi solusi murah namun efektif dibandingkan rudal pertahanan udara konvensional.

Drone ini mampu melaju hingga lebih dari 350 km/jam, cukup untuk mengejar dan mencegat drone Shahed terbang yang lebih lambat. Ketinggian terbangnya hingga 5.000 m.

Dengan harga per unit sekitar 3.000 USD (sekitar Rp48 juta), P1-SUN jauh lebih ekonomis dibandingkan rudal pertahanan udara yang harganya bisa mencapai puluhan ribu dolar.

Drone pencegat ini bekerja dengan cara menabrakkan diri (kamikaze) atau meledak di dekat target (proximity fuse) untuk menghancurkan UAV musuh di udara.

Penggunaan An-28 sebagai platform peluncuran memberikan keunggulan strategis berupa mobilitas dan jangkauan.

Dengan membawa pencegat langsung ke area di mana kawanan drone Shahed terdeteksi, Ukraina dapat menetralisir ancaman sebelum drone tersebut mencapai target pemukiman atau infrastruktur penting.

Sebelumnya, kru pesawat An-28 juga dilaporkan menggunakan senapan mesin M134 Minigun untuk menembak jatuh drone secara manual.

Integrasi drone pencegat P1-SUN menandai peningkatan signifikan dalam otomatisasi dan akurasi serangan balik Ukraina.

Data dari Kementerian Pertahanan Ukraina menunjukkan bahwa penggunaan drone pencegat seperti P1-SUN telah berhasil membantu mencegat hingga 90% serangan drone

Shahed dalam beberapa bulan terakhir, sekaligus menghemat stok rudal pertahanan udara yang berharga untuk menghadapi ancaman rudal jelajah dan balistik yang lebih besar. (ON)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *