Gantikan M2 Bradley, Angkatan Darat AS akan menerima 19 unit XM30 pada 2027

XM30GDLS, ARV

AIRSPACE REVIEW – Setelah bertahun-tahun hanya didanai untuk penelitian, pengembangan, dan evaluasi (RDT&E), akhirnya kendaraan tempur infanteri (IFV) XM30 akan dipesan sebanyak 19 unit dengan nilai mencapai 547 juta USD.

Kendaraan tersebut dijadwalkan untuk diserahkan pada akhir tahun 2027 kepada Angkatan Darat AS (US Army) guna menggantikan secara bertahap M2 Bradley yang menua.

Sebagai kendaraan tempur modern XM30 dibekali dengan arsitektur terbuka modular dan sistem perlindungan canggih, dirancang untuk pertempuran intensitas tinggi melawan ancaman yang setara.

Persenjataan utama pada XM30 adalah kanon otomatis XM913 Bushmaster 50 mm XM913 buatan Northrop Grumman, lebih kuat dibandingkan M242 Bushmaster 25 mm milik M2 Bradley.

Kanon XM913 menembakkan amunisi 50 x 228 mm dan menawarkan daya hancur, jangkauan, dan akurasi yang lebih besar untuk pertempuran statis maupun menembak sambil bergerak.

Sistem ini menggunakan fungsi pengumpanan ganda, mendukung peluru berdaya ledak tinggi yang meledak di udara dan peluru sabot penembus lapis baja yang distabilkan sirip.

Kanon utama tersebut dipasangkan dalam turret tanpa awak, yang dilengkapi pula dengan rudal antitank berpemandu, senapan mesin 7,62 mm, serta alat bidik inframerah canggih generasi ketiga dan pengendalian tembakan cerdas.

Senjata-senjata pada XM30 dirancang untuk mengalahkan pasukan infanteri yang berlindung, kendaraan lapis baja, dan menghadapi ancaman baru seperti penyergapan yang didukung drone.

XM30 menampung dua awak (komandan/juru senjata dan pengemudi) serta enam prajurit infanteri di kompartemen belakang.

Saat ini dua finalis terlibat dalam kompetisi XM30, mereka adalah General Dynamics Land Systems (GDLS) dan American Rheinmetall Vehicles (ARV).

GDLS menawarkan Griffin III yang berasal dari platform ASCOD 2. Sementara ARV menawarkan platform KF41 Lynx yang disesuaikan untuk memenuhi persyaratan XM30.

Uji coba akan dilakukan dari 2026 hingga tahun depan. Selanjutnya dipilih satu kontraktor pemenang yang akan melanjutkan produksi awal skala kecil, dimulai pada Oktober hingga Desember 2027. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *