Pembom siluman B-2 AS jatuhkan bom GBU-31 JDAM untuk menghancurkan fasilitas rudal balistik Iran

Bom GBU-31 JDAMUSAF

AIRSPACE REVIEW – Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengungkapkan pada hari Minggu (1/3), bahwa pesawat pembom strategis B-2 Spirit AS telah digunakan untuk menyerang fasilitas rudal balistik Iran yang diperkuat.

Pembom siluman tersebut menjatuhkan sejumlah bom seberat 2.000 pon (907 kg) yang tidak disebutkan jenisnya.

Namun diperkirakan bom tersebut adalah GBU-31 JDAM (Joint Direct Attack Munition), bom pintar yang dipandu GPS/INS, digunakan untuk menghancurkan target besar atau benteng pertahanan.

Selain bom GBU-31 JDAM, pesawat model sayap terbang ini juga dapat membawa hingga 80 unit JDAM 500 pon yang mampu menghancurkan infrastruktur yang luas.

Penargetan terhadap fasilitas rudal balistik yang diperkuat menunjukkan fokus pada pembatasan kemampuan Iran untuk meluncurkan atau mempertahankan operasi rudal yang dianggap sebagai ancaman terhadap stabilitas regional.

Menurut CENTCOM, operasi tersebut dilakukan pada malam/dini hari hari menggunakan sejumlah pesawat pembom B-2, namun tak diungkapkan pesawat terbang dari pangkalan mana.

B-2 yang yang dibekali empat mesin turbofan General Electric F118 -GE-100 tanpa afterburner ini, dapat beroperasi hingga jarak 11.000 km, dan lebih jauh lagi jangkauannya bila didukung pesawat pengisian bahan bakar di udara.

Sebelumnya, pada 22 Juni 2025, pembom B-2 telah digunakan untuk menyerang fasilitas nuklir utama Iran di Natanz, Fordow, dan Isfahan.

Operasi yang disebut “Midnight Hammer” ini merupakan bagian dari konflik Iran-Israel 2025 dan melibatkan penggunaan bom penghancur bunker GBU-57A/B MOP. (RBS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *