Buka Sejarah Baru, Jet Tempur Gripen E Pertama Rakitan Embraer Sukses Mengudara Perdana
SaabAIRSPACE REVIEW – Jet tempur Gripen E pertama yang dirakit di luar Swedia, yakni di pabrik Embraer, Brasil sukses menyelesaikan penerbangan perdananya pada 6 Oktober 2026.
Penerbangan perdana ini menjadi tonggak menandai pertama kalinya pesawat tempur buatan pabrikan Saab tersebut diproduksi dan mengudara di luar negara asalnya.
Pesawat dengan nomor registrasi FAB 4109 milik Angkatan Udara Brasil (Força Aérea Brasileira/FAB) tersebut lepas landas dari fasilitas Embraer di Gavião Peixoto, São Paulo, pada pukul 10.21 waktu setempat. Misi pengujian ini dipimpin langsung oleh Chief Test Pilot Saab, Jakob Högberg.
Penerbangan awal ini dirancang untuk memverifikasi fungsi dasar sistem penerbangan dan mengevaluasi performa awal pesawat.
Pihak Saab mengategorikan penerbangan tersebut sebagai uji penerimaan produksi awal (initial production acceptance test), yang menandai masuknya pesawat ke fase akhir manufaktur sebelum diserahkan secara resmi.
Seluruh proses perencanaan dan pengujian udara dijalankan oleh tim insinyur Embraer dengan dukungan penuh dari Saab.
Pesawat FAB 4109 masih akan menjalani serangkaian uji penerimaan produksi lanjutan sebelum mengantongi sertifikasi penuh dan diserahterimakan kepada FAB.
Pertama di Amerika Selatan
Unit FAB 4109 pertama kali diperkenalkan kepada publik oleh Embraer pada 25 Maret lalu. Pesawat ini merupakan unit perdana dari total 15 jet Gripen E yang dijadwalkan untuk dirakit secara lokal di Brasil berdasarkan kesepakatan alih teknologi yang berjalan.
Proses perakitan di Gavião Peixoto sendiri telah dimulai sejak April 2023, yang dilanjutkan dengan peresmian lini produksi secara formal pada bulan berikutnya.
Fasilitas ini menjadi satu-satunya lini produksi pesawat tempur supersonik yang beroperasi di kawasan Amerika Selatan.
Integrasi Sistem
Melalui fasilitas ini, Brasil tidak hanya menangani perakitan akhir, tetapi juga terlibat dalam pengembangan, integrasi sistem, pengujian flight-test, hingga manufaktur struktur pesawat.
Lini produksi di Brasil ini juga berpotensi dikembangkan untuk pasar ekspor. Pada Juli lalu, Saab dan Embraer telah menandatangani kesepakatan awal terkait potensi pembuatan 20 unit Gripen E tambahan di Brasil untuk memenuhi kebutuhan pelanggan internasional.
Secara keseluruhan, pemerintah Brasil mengontrak pengadaan 45 unit Gripen, yang terdiri dari varian kursi tunggal Gripen E dan varian kursi ganda Gripen F.
Setelah seluruh rangkaian uji penerimaan selesai, FAB 4109 akan ditempatkan di Pangkalan Udara Anápolis di Goiás untuk memperkuat Skadron Pertahanan Udara ke-1 (1st GDA) yang saat ini telah mengoperasikan 10 unit Gripen. (PN)
