Italia resmi membeli 6 pesawat tanker A330 MRTT senilai Rp25 triliun

A330 MRTT mengisi bahan bakar di udara terhadap F-35Airbus

AIRSPACE REVIEW – Pemerintah Italia secara resmi mengumumkan akuisisi enam unit pesawat tanker multiperan Airbus A330 MRTT (Multi Role Tanker Transport).

Kontrak pembelian senilai 1,39 miliar euro (sekitar Rp25,6 triliun) ini untuk menggantikan armada lama mereka yang terdiri dari empat pesawat Boeing KC-767A.

Langkah ini menjadi salah satu investasi terbesar Angkatan Udara Italia (Aeronautica Militare) dalam beberapa waktu terakhir di sektor penerbangan strategis.

Selain itu, kesepakatan ini menegaskan tren modernisasi kemampuan pengisian bahan bakar di udara (air-to-air refueling) di antara negara-negara anggota NATO di tengah meningkatnya ketidakstabilan geopolitik di Eropa.

Berdasarkan dokumen dari Direktorat Persenjataan Aeronautika dan Kelaikan Udara Italia (ARMAEREO) tertanggal April 2026, program pembaruan armada tanker ini dikategorikan sebagai salah satu prioritas utama Aeronautica Militare.

Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa kontrak sebenarnya telah diformalisasikan sejak 23 Februari 2026.

Kontrak ini tidak hanya mencakup pengadaan unit pesawat, melainkan juga paket dukungan logistik yang komprehensif, pelatihan kru, ketersediaan suku cadang, pembangunan infrastruktur pendukung, serta bantuan teknis jangka panjang.

Keputusan memilih Airbus ini sekaligus mengakhiri proses evaluasi panjang selama beberapa tahun.

Sebelumnya, Italia sempat berencana untuk membeli pesawat Boeing KC-46A Pegasus buatan Amerika Serikat. Namun, program tersebut akhirnya dibatalkan setelah militer Italia melakukan peninjauan ulang terhadap persyaratan operasional mereka.

Diproduksi dengan basis jet komersial Airbus A330-200, pesawat MRTT mengombinasikan berbagai fungsi dalam satu platform tunggal.

Selain misi utama pengisian bahan bakar di udara, pesawat ini dapat dikonfigurasi untuk transportasi pasukan strategis, angkutan kargo militer, evakuasi medis (medevac), hingga misi bantuan kemanusiaan.

A330 MRTT mampu membawa kapasitas bahan bakar maksimal hingga lebih dari 110 ton tanpa memerlukan tangki tambahan di ruang kargo.

Fleksibilitasnya pun sangat tinggi berkat penggunaan dua sistem pengisian: rigid boom (pipa kaku) dan hose-and-basket (selang flksibel), membuatnya kompatibel dengan hampir seluruh jet tempur standar NATO, termasuk F-35 Lightning II, Eurofighter Typhoon, Rafale, hingga F-16.

Saat ini, Italia mengoperasikan empat unit Boeing KC-767A yang dikirim pada periode 2011–2012 dan ditempatkan di Wing ke-14 di Pratica di Mare.

Jet-jet KC-767A tersebut memiliki rekam jejak yang solid dalam berbagai operasi NATO di Timur Tengah, Afrika Utara, dan Eropa Timur.

Nantinya, kehadiran enam armada baru A330 MRTT akan melengkapi kemampuan tersebut, menjadikan Italia sebagai salah satu negara dengan kapasitas tanker udara terkuat di Eropa.

Bagi Italia, transisi ke platform Airbus ini memberikan lompatan besar dalam proyeksi kekuatan udara jarak jauh.

Armada ini akan memperluas radius aksi dan ketahanan terbang jet tempur garis depan mereka seperti Eurofighter Typhoon dan F-35 Lightning II, sekaligus memperkuat kemandirian Italia dalam menjalankan misi ekspedisi, respons krisis, dan bantuan internasional global. (RNS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *