Angkatan Udara India telah menerima pengiriman Rafale gelombang kedua

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Angkatan Udara India (IAF) telah menerima pengiriman tiga jet tempur Rafale gelombang kedua. Ketiga pesawat tiba di India pada 4 November 2020 pukul 20.14 setelah terbang nonstop 8 jam dari Perancis.

IAF dalam unggahan di akun twitternya mengatakan, penerbangan Rafale selama delapan jam didukung oleh pengisian bahan bakar di udara sebanyak tiga kali. Hal ini sekaligus menunjukkan kemampuan operasional jarak jauh jet tempur omnirole buatan Dassault.

Menteri Pertahanan Rajnath Singh melalui cuitan di akun twitternya mengucapkan selamat atas kedatangan ketiga pesawat karena berhasil menjalankan misi yang sangat kompleks dengan cara profesional dan aman selama delapan jam.

Dengan tambahan tiga pesawat ini, IAF kini memiliki 8 unit Rafale dari 36 unit yang dipesan pada 2016.

Sebelumnya pada Juli 2020, IAF telah menerima 5 unit Rafale dan telah digunakan sejak September. Pesawat-pesawat ini juga dikerahkan dalam serangan mendadak di sektor Ladakh.

Rafale IndiaIAF

Pesawat tempur generasi 4,5 Rafale mampu membawa senjata nuklir dan menawarkan superioritas udara dengan avionik yang canggih dan paket persenjataan mematikan termasuk rudal udara ke udara Meteor, rudal jelajah SCALP, dan rudal udara ke darat HAMMER.

Rudal Meteor merupakan rudal jenis rudal udara ke udara jarak jauh (beyond visual range/BVR) yang sangat diandalkan. Rudal buatan MBDA ini memiliki jangkauan hingga 150 km.

Roni Sontani