Setelah menggunakan 50 tahun, Marine Nationale ganti Falcon 10MER dengan PC-24
Istimewa AIRSPACE REVIEW – Angkatan Laut Prancis (Marine Nationale) secara resmi memulai babak baru dalam sejarah penerbangannya dengan mempensiunkan jet veteran Dassault Falcon 10MER yang telah mengabdi selama hampir 50 tahun.
Sebagai penggantinya, Marine National telah menerima jet modern buatan Swiss, Pilatus PC-24.
Pesawat pertama PC-24 telah tiba di Pangkalan Udara Angkatan Laut Landivisiau, di Brittany. Jet baru ini akan dioperasikan oleh Skadron 57S (Escadrille 57S).
Skadron tersebut bertanggung jawab atas pelatihan instrumen (IFR) bagi pilot-pilot kapal induk, misi penghubung, transportasi cepat, serta dukungan operasional bagi pasukan angkatan laut.
Dassault Falcon 10MER telah menjadi tulang punggung pelatihan dan dukungan logistik AL Prancis sejak pertengahan 1970-an.
Selama hampir lima dekade, jet ini memainkan peran krusial dalam melatih pilot tempur, termasuk memberikan dukungan bagi skuadron jet tempur Rafale Marine.
Keputusan untuk mempensiunkan Falcon 10MER diambil karena sejumlah faktor, antara lain usia armada yang sudah sangat tua sehingga dari sisi logistik lebih sulit untuk mendapatkan suku cadang, sehingga biaya pemeliharaan pun semakin tinggi.
Pesawat generasi lama juga kesulitan beradaptasi dengan persyaratan navigasi udara modern di Eropa yang memerlukan sistem manajemen lalu lintas udara digital dan pengawasan elektronik yang lebih canggih.
Pengadaan Pilatus PC-24 ini dilakukan di bawah program yang disebut “Balbuzard”. Pesawat ini dipilih karena fleksibilitas dan teknologinya yang mutakhir.
Berbeda dengan jet bisnis standar, PC-24 dirancang untuk dapat beroperasi di landasan pacu yang pendek dan tidak beraspal, serta dilengkapi dengan pintu kargo besar yang memudahkan mobilisasi logistik.
Pihak Pilatus Aircraft Ltd melalui media sosial resminya menyatakan kebanggaan mereka atas pengiriman unit pertama ini. (RF)

