Boeing terbang tinggi di April 2026: Pesanan pesawat melonjak, pengiriman lampaui Airbus

Boeing 787 DreamlineBoeing

AIRSPACE REVIEW – Raksasa kedirgantaraan asal Amerika Serikat, Boeing, melaporkan lonjakan signifikan dalam aktivitas bisnis mereka sepanjang bulan April 2026. Berdasarkan laporan resmi perusahaan, Boeing berhasil mengamankan 136 pesanan bruto baru, sebuah angka yang menunjukkan pulihnya kepercayaan maskapai global terhadap armada mereka.

Dominasi bulan ini tidak hanya datang dari pesawat jarak pendek, tetapi juga permintaan yang sangat kuat untuk keluarga pesawat berbadan lebar (widebody).

Dari total 136 pesanan baru, model 787 Dreamliner dan 777X menjadi penyumbang terbesar.

Data pesanan bulan April menyebut Biman Bangladesh Airlines sebagai salah satu pemesan terbesar dengan total 14 pesawat, mencakup campuran 737 MAX, 787-9, dan 787-10.

Kemudian ada permintaan dari pelanggan yang tidak disebutnya namanya (anonim) untuk 28 unit 777X dan 25 unit 787-10.

Selain itu, Ethiopian Airlines & El Al, menambah armada jarak jauh mereka dengan 787-9 Dreamliner.

Analis industri menilai tren ini menunjukkan persiapan maskapai dunia untuk lonjakan perjalanan internasional jarak jauh yang diprediksi akan mencapai puncaknya dalam dua tahun ke depan.

Unggul dalam Pengiriman dan Pesanan

Di sisi yang lain, meski tantangan rantai pasok belum sepenuhnya hilang, Boeing berhasil mengirimkan 44 pesawat kepada pelanggan selama bulan April.

Jumlah tersebut terbagi 34 unit 737 MAX (United Airlines dan Southwest), enam unit 787, dan empat unit pesawat kargo 777F dan 767-300F.

Dengan tambahan pengiriman di bulan April, total pengiriman Boeing sejak awal tahun 2026 (year-to-date) kini mencapai 190 unit. Angka ini menempatkan Boeing sedikit di depan rival utamanya, Airbus, yang mencatatkan 181 pengiriman dalam periode yang sama.

Hingga akhir April 2026, total antrean pesanan (backlog) Boeing kini menyentuh angka fantastis, yakni 6.807 unit pesawat.

Pertumbuhan backlog ini menandakan kesehatan finansial jangka panjang bagi perusahaan, meskipun tekanan untuk meningkatkan kecepatan produksi tetap tinggi.

“April adalah bulan yang sangat kuat bagi kami, terutama dalam segmen pesawat berbadan lebar. Kami fokus untuk menjaga momentum ini sambil memastikan setiap pengiriman memenuhi standar kualitas tertinggi,” ,” ujar perwakilan Boeing dalam pernyataan resminya. (RF)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *