Salam terakhir untuk Irving Burrows: Penghormatan Boeing bagi pilot pertama F-15 yang wafat di usia 98 tahun

Irving Burrows pilot pertama F-15 Eagle meninggal di usia 98 tahunBoeing

AIRSPACE REVIEW – Dunia penerbangan militer berduka atas berpulangnya Irving Louis Burrows Jr., pilot legendaris yang menjadi orang pertama yang menerbangkan jet tempur ikonik F-15 Eagle.

Burrows meninggal dunia pada 10 April 2026 dalam usia 98 tahun, menandai berakhirnya sebuah era penting dalam sejarah pertahanan udara Amerika Serikat.

Sebagai penghormatan atas pengabdian dan warisannya, Boeing (yang kini membawahi pabrikan asli F-15, McDonnell Douglas) memberikan penghormatan emosional.

Dalam upacara pemakamannya di Jefferson Barracks National Cemetery, St. Louis, sebuah jet tempur F-15 melakukan manuver flyover di atas langit sebagai tanda hormat terakhir kepada sang pilot uji tersebut.

Irving Burrows mengukir namanya dalam sejarah pada 27 Juli 1972, ketika ia menerbangkan prototipe YF-15A untuk pertama kalinya di Pangkalan Angkatan Udara Edwards, California.

Kala itu, F-15 dikembangkan untuk merebut kembali keunggulan udara Amerika Serikat setelah pengalaman di Perang Vietnam dan untuk menandingi kemajuan teknologi Soviet, khususnya MiG-25 Foxbat.

Di bawah kendali Burrows, F-15 membuktikan dirinya sebagai pesawat dengan akselerasi luar biasa dan performa tempur yang tak tertandingi.

Hingga saat ini, F-15 Eagle dikenal sebagai salah satu jet tempur paling sukses sepanjang masa dengan rekor lebih dari 100 kemenangan dalam pertempuran udara tanpa satu pun kekalahan dari lawan (0 kalah).

Lahir pada tahun 1927, Burrows memiliki rekam jejak militer yang luar biasa sebelum menjadi pilot uji. Di Perang Korea, ia melaksanakan sekitar 100 misi tempur dan menerima penghargaan Distinguished Flying Cross.

Di tahun 1956 ia telah bergabung dengan McDonnell Aircraft dan menjabat sebagai kepala pilot uji pada periode 1974-1976.

Burrows pensiun dari dinasnya pada tahun 1991 sebagai Wakil Presiden Eksekutif McDonnell Aircraft Company.

Meskipun Burrows kini telah tiada, jet tempur yang ia bantu kembangkan masih terus berevolusi. Dari varian awal F-15A hingga varian terbaru F-15EX Eagle II, pesawat ini tetap menjadi pilar utama kekuatan udara di banyak negara, termasuk Amerika Serikat, Israel, Jepang, dan Arab Saudi.

Bagi komunitas pilot dan insinyur di Boeing, Burrows bukan sekadar pilot, melainkan simbol dedikasi terhadap keselamatan dan keunggulan penerbangan.

“Penghormatan terakhir bagi pilot Eagle pertama. Warisannya dalam keselamatan, pengabdian, dan keunggulan penerbangan akan terus menginspirasi,” tulis Boeing Defense dalam pernyataan resminya. (RF)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *