Tiga tahun berturut-turut Angkatan Laut AS mengakusisi rudal siluman antikapal jarak jauh LRASM, lebih dari 500 unit

LRASMLockheed Martin

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Laut AS (USN) berencana mengakusisi 177 unit Rudal Antikapal Jarak Jauh (LRASM) pada tahun fiskal 2027, dengan nilai dilaporkan mencapai 1 miliar USD.

Sedangkan pengadaan LRASM sebelumnya pada tahun fiskal 2026 mencapai 200 rudal dan 164 unit pada tahun fiskal 2025.

Kontinuitas pesanan dalam jumlah besar selama beberapa tahun menunjukkan pembentukan inventaris USN yang lebih besar dan lebih tangguh.

LRASM adalah rudal antikapal cerdas berpemandu presisi yang diproduksi oleh Lockheed Martin dan mendapatkan kode resmi AGM-158C.

Rudal ini dirancang untuk menyerang target maritim bernilai tinggi dari jarak jauh. Beroperasi semi otonom, menggunakan sensor dan algoritma internal untuk bernavigasi di lingkungan di mana peperangan elektronik (EW) dapat menurunkan kinerja sistem komando dan kendali konvensional.

Fitur panduan dan kemampuan bertahan hidup LRASM yang canggih, memungkinkannya berfungsi dengan ketergantungan yang lebih rendah pada platform ISR, GPS, atau tautan data.

Varian upgrade terbaru atau konfigurasi C-3, dapat memberikan fleksibilitas penargetan yang lebih baik, serta peningkatan kinerja sensor.

LRASM dapat diluncurkan dari jet tempur USN termasuk F/A-18E/F Super Hornet dan F-35C Lightning II. Rudal ini juga dapat dibawa menggunakan pembom B-1B milik Angkatan Udara AS dalam jumlah lebih banyak.

Kehadiran LRASM memberikan militer AS kemampuan menyerang ancaman permukaan yang kompleks sambil menjaga jarak dan mengurangi risiko bagi awak pesawat.

Rudal siluman ini digerakkan menggunakan mesin turbofan Williams F107-WR-105, meluncur dengan kecepatan 0,9 Mach atau 1.050 km/jam, memiliki jangkauan operasional mencapai 926 km. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *