Untuk misi pengawasan perkotaan, China luncurkan eVTOL bersenjata yang diawaki seorang pilot

ZR-300 SuperwingVia X

AIRSPACE REVIEW – Selalu ada inovasi baru, kali ini industri drone China telah memperkenalkan ZR-300 Superwing, sebuah wahana eVTOL bersenjata, yang dirancang untuk memberikan pengawasan udara cepat dan daya tembak terbatas di lingkungan perkotaan yang padat.

Wahana yang dapat diawaki seorang pilot ini, dapat beroperasi dari ruang terbatas sekaligus memperluas kesadaran situasional dan kemampuan serangan langsung.

Menggabungkan kemampuan pilot (opsional), kendali jarak jauh, dan penerbangan otonom dengan persenjataan modular, memungkinkan ZR-300 melakukan misi pengintaian hingga dukungan tembakan langsung.

Hal ini mencerminkan pergeseran yang lebih luas menuju sistem hibrida berawak tak berawak dan operasi di ketinggian rendah, di mana mobilitas, kemampuan beradaptasi, dan pengerahan cepat lebih diprioritaskan.

ZR-300 dikembangkan oleh Jiangsu Digital Eagle Technology, pertama kali diungkapkan kehadapan publik pada Oktober 2025, dalam Pameran Peralatan Teknologi Keamanan Publik China ke-2 di provinsi Jiangsu.

eVTOL bersenjata ini telah menjalani pengujian dengan Biro Keamanan Publik Lianyungang, yang menunjukkan penggunaan utamanya terbatas pada pasukan keamanan lokal dan bukan struktur militer nasional.

Misi yang direncanakan meliputi pengintaian, intervensi respons cepat, dan dukungan tembakan langsung terbatas di daerah perkotaan atau medan terbatas.

Cukup menarik, eVTOL berdimensi kompak ini dapat dilengkapi dengan paket senjata modular termasuk pod roket tanpa pemandu, rudal antitank berpemandu seperti AR-2 atau QN-202, serta tiga kanon, satu tiap sisi bodi, dan satu di bawah dagu.

ZR-300 mengintegrasikan kontrol penerbangan otomatis dengan pengambilan keputusan manusia untuk penargetan melalui antarmuka pembidik.

Peralatan sensor pada eVTOL ini mencakup kamera elektro-optik, sistem pencitraan termal, pengukur jarak laser, dan cakupan radar 360 derajat.

Sebagai penggeraknya menggunakan propulsi listrik dan dilengkapi multi-rotor kompak. ZR-300 memiliki berat lepas landas maksimum 450 kg dan kapasitas muatan 200 kg termasuk pilot.

Dimensi ZR-300 yang kompak memungkinkan penyebaran dari area terbatas seperti jalan raya, lapangan atau taman kota, hingga pada trailer yang dipasang pada kendaraan.

Untuk performanya, ZR-300 memiliki kecepatan jelajah 180 km/jam, ketinggian terbang 4.000 – 4.500 m, jangkauan maksimum 300 km atau daya tahan 90 menit.

Namun, kendala operasional cukup signifikan dan membatasi penggunaan ZR-300 di lingkungan yang rawan konflik, terutama profil penerbangan di ketinggian rendah dan kecepatannya yang terbatas

Selain itu tidak adanya pelindung dan konfigurasi rotor yang terbuka meningkatkan kerentanan terhadap tembakan senjata ringan dan bahaya lingkungan seperti bangunan atau pepohonan. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *