Diam-diam Ukraina meluncurkan dua roket ke luar angkasa menggunakan pesawat angkut dari ketinggian 8.000 m

Ukraina meluncurkan dua roket ke luar angkasaGUR

AIRSPACE REVIEW – Direktorat Intelijen Utama Ukraina (GUR) dilaporkan berhasil melakukan dua peluncuran roket ke luar angkasa secara berturut-turut, saat perang masih berlangsung dengan Rusia.

Informasi ini disampaikan oleh Fedir Venislavsky, Ketua Subkomite Keamanan Negara, Pertahanan, dan Inovasi Pertahanan dari Komite Keamanan Nasional, Pertahanan, dan Intelijen Verkhovna Rada.

Venislavsky mengungkapkan peluncuran tersebut dalam sebuah wawancara dengan RBC-Ukraina, menggambarkannya sebagai misi tempur rahasia yang dilaksanakan di bawah komando langsung Kepala Direktorat Intelijen Utama.

Peluncuran roket tersebut dilakukan dari udara ini diperkirakan menggunakan pesawat angkut An-124 yang terbang pada ketinggian sekitar 8.000 m.

Roket pertama disebutkan berhasil mencapai ketinggian lebih dari 100 km, sedangkan roket kedua hingga 204 km.

Ditambahkan oleh Venislavsky, bahwa kedua peluncuran tersebut bukanlah kegiatan eksperimental atau penelitian, melainkan untuk tujuan opsional militer.

Namun tidak menjelaskan secara rinci tujuan militer spesifik apa yang dicapai selama peluncuran antariksa tersebut.

Meluncurkan roket dari pesawat terbang pada ketinggian 8.000 m memberikan keuntungan yang signifikan dibandingkan peluncuran dari darat.

Di mana wahana tersebut melewati bagian atmosfer yang paling padat dan paling banyak menghabiskan energi sebelum penyalaan, memperluas jangkauan efektifnya dan meningkatkan efisiensi penerbangan secara keseluruhan.

Platform yang dibangun Ukraina ini dapat digunakan untuk misi serangan militer dan penempatan satelit serta wahana antariksa lainnya ke orbit rendah bumi. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *