Militer AS berupaya mengubah C-130J menjadi pesawat angkut nirawak

C-130JMerlin Labs

AIRSPACE REVIEW – Merlin Labs pada 6 Maret 2026 mengumumkan telah menyelesaikan Tinjauan Desain Awal (Preliminary Design Review/PDR) program otonom pada C-130J Super Hercules.

Pengembangan ini merupakan bagian dari program yang bertujuan untuk mengintegrasikan sistem penerbangan otonom yang dikenal sebagai Merlin Pilot ke dalam pesawat C-130J.

Sistem ini dirancang untuk memungkinkan pesawat beroperasi dengan otomatisasi canggih yang mampu mengelola operasi penerbangan dari lepas landas hingga mendarat.

Penyelesaian PDR ini menegaskan pendekatan desain dan strategi kelaikan udara memenuhi persyaratan teknis dan keselamatan yang ditetapkan untuk program tersebut.

Persetujuan ini memungkinkan proyek untuk beralih ke tahap pengembangan selanjutnya yang dikenal sebagai fase Desain Kritis (Critical Design).

Tahapan selanjutnya dari program ini akan mencakup integrasi sistem dan pengujian di darat, diikuti oleh demonstrasi penerbangan.

Merlin Labs terpilih sebagai kontraktor utama untuk mengembangkan kemampuan otonom bagi platform tersebut berdasarkan kontrak Indefinite Delivery Indefinite Quantity (ID-IQ) dengan Komando Operasi Khusus Amerika Serikat yang bernilai hingga 105 juta USD.

Merlin Pilot merupakan sistem berbasis perangkat lunak yang dikembangkan sejak awal untuk operasi penerbangan otonom, bukan diadaptasi dari teknologi autopilot konvensional.

Kehadiran sistem penerbangan otonom untuk pesawat militer sedang dieksplorasi sebagai cara untuk memperluas fleksibilitas operasional dan mengurangi ketergantungan pada awak manusia dalam skenario misi tertentu.

Sistem tersebut memungkinkan pesawat untuk melakukan misi di lingkungan berisiko tinggi atau beroperasi dari lokasi di mana pengerahan awak sulit dilakukan atau membahayakan.

C-130J Super Hercules adalah keluarga terbaru dari pesawat angkut taktis legendaris yang diproduksi oleh perusahaan Lockheed Martin.

Pesawat ini dapat diandalkan menjalankan misi yang meliputi pengangkutan pasukan, pengiriman kargo, evakuasi medis, dan mendukung misi operasi khusus di lingkungan yang sulit. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *