Lagi, jet tempur Jepang cegat drone intai China, kali ini TB-001
Japan MoD AIRSPACE REVIEW – Sebuah pesawat militer tak berawak TB-001 milik Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAAF) kembali berhasil dicegat oleh jet tempur Angkatan Udara Jepang (JASDF).
Kementerian Pertahanan Jepang menyebutkan drone tersebut adalah jenis TB-001, yang terbang di atas laut dekat Pulau Amami Oshima di Prefektur Kagoshima.
Sebelumnya pada 27 Mei 2024, jet tempur F-15J JASDF berhasil mencegat drone intai PLAF lainnya yakni WZ-10, terbang di atas Laut China Timur (ECS).
Menurut kantor Staf Gabungan Kementerian Pertahanan Jepang, drone TB-001 terlihat di dekat Jepang dari pagi hingga sore hari pada hari Selasa 4 Juni 2024.
Disebutkan, TB-001 pertama kali terbang melintasi laut antara Pulau Okinawa dan Pulau Miyako, keduanya di Prefektur Okinawa, melewati Laut Cina Timur ke Samudra Pasifik.
Pesawat intai tersebut kemudian terpantau terbang ke wilayah udara sekitar 200 km, sebelah timur pulau Amami Oshima sebelum memutar balik dan terbang kembali ke Laut Cina Timur melalui rute yang hampir sama dengan rute masuk.
Jet tempur JASDF akhirnya membiarkan TB-001 tersebut pergi, karena dianggap tak mengganggu wilayah udara teritorial Jepang.
Mengenai TB-001, drone yang dijuluki sebagai Twin-Tailed Scorpion ini dirancang dan diproduksi oleh pabrik Sichuan Tengden.
TB-001 pertama kali diluncurkan pada September 2017 dan dilaporkan telah dioperasikan oleh Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) sejak 2021.
Tergolong sebagai drone kelas MALE (Medium-Altitude Long-Endurance), TB-001 dibekali dengan tiga mesin. Dua di sayap utama dan mesin ketiga model pusher di bagian buntutnya.
Drone raksasa ini memiliki berat lepas landas maksimum (MTOW) lebih dari 3.000 kg. Sanggup melayang di udara hingga ketinggian 9.000 m dan memiliki jangkauan sekitar 6.000-8.000 km atau dengan durasi penerbangan maksimum 35 jam.
Versi serang dari TB-001 dapat membawa beragam muatan senjata. Total tersedia 12 gantungan senjata, masing-masing lima di bawah sayapnya dan dua berada di bawah perutnya.
Dibekali dengan sistem pelacakan elektro-optik (EOTS) tepat di depan peluncur rudal ventral, TB-001 dapat digunakan dalam menghancurkan target darat dengan konsentrasi tinggi. -RBS-

