Jerman masih galau untuk mengirim tank Leopard 2 ke Ukraina

Leopard 2KMW

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Pemerintah Jerman masih galau alias berada di persimpangan jalan untuk mengirim atau tidak tank tempur utama (MBT) Leopard 2 ke Ukraina.

Kanselir Jerman Olaf Scholz pada hari Senin mengatakan, Jerman tidak akan mengambil keputusan sendiri dalam hal ini. Tetapi akan mengoordinasikannya dengan negara-negara sekutu, seperti diberitakan Reuters.

Minggu lalu pemerintah Jerman mengumumkan akan mengirim sekitar empat puluh kendaraan tempur infanteri Marder IFV ke Ukraina.

Pernyataan tersebut bersamaan dengan pernyataan AS yang akan mengirim sekitar 50 kendaraan serupa yaitu Bradley IFV.

Sehari sebelumnya, Prancis mengumumkan akan memasok Ukraina dengan sekitar 30 kendaraan pengintai lapis baja ringan AMX-10 RC, dilengkapi dengan senjata yang kuat.

Baru-baru ini, Inggris juga diberitakan sedang mempertimbangkan untuk mengirim Challenger 2 MBT ke Ukraina.

Jerman di satu sisi tidak menginginkan perang Rusia-Ukraina terus meningkat dan memberikan kesan kepada Rusia sebagai bagian dari konflik.

Sementara di sisi yang lain Ukraina terus mendesak Amerika Serikat dan negara-negara sekuru untuk memberikan bantuan peralatan tempur berat termasuk MBT.

Di dalam negeri Jerman sendiri timbul polemic mengenai bantuan peralatan militer ke Ukraina. Ada yang menentang, namun juga ada yang mendukung sepenuhnya.

-JDN-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *