Rusia sebarkan sistem rudal pertahanan udara terbaru S-300V4 di Ukraina

S-300V4Istimewa

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Tentara Rusia dilaporkan telah mengerahkan sistem rudal pertahanan udara generasi terbaru S-300V4 di Ukraina. Informasi ini dipublikasikan Militer Watch Magazine pada 15 Oktober.

Generasi pertama sistem S-300 yang disebut NATO sebagai SA-12 ini mulai beroperasi sejak 1988, tiga tahun sebelum Uni Soviet runtuh.

Sementara S-300V4 adalah versi modern dari S-300V3, dengan kode NATO sebagai SA-23 Gladiator. Memasuki layanan dengan tentara Rusia pada tahun 2014.

Dibandingkan dengan versi sebelumnya, fitur S-300V4 memperluas kemampuan anti-pesawat, anti-rudal jelajah, dan anti-rudal balistik.

Sistem ini dirancang untuk mengalahkan rudal balistik jarak pendek dan menengah, rudal jelajah, dan pesawat sayap tetap, serta platform ECM (Electronic Counter Measure) yang berkeliaran dan amunisi berpemandu presisi.

Sistem peluncur rudal keluarga S-300 dipasang pada kendaraan lapis baja roda rantai (tracked) untuk meningkatkan mobilitas di segala kondisi medan.

Ada dua varian unit peluncurnya, 9A83 (SA-12a Gladiator) dengan empat tabung peluncur rudal dan 9A82 (SA-12b Giant) dengan dua tabung peluncur rudal.

Ini dapat menembakkan dua jenis rudal termasuk 9M82 dan 9M83 dengan jangkauan tembak maksimum 100 km dan dapat mencapai target udara pada ketinggian hingga 30 km.

Mampu menyerang hingga 24 target pesawat terbang secara bersamaan atau 16 target rudal balistik dalam berbagai kombinasi.

Varian S-300V4 dapat meluncurkan rudal 40N6 yang sanggup menghancurkan pesawat pada jarak lebih dari 200 km atau menyikat rudal balistik yang terbang pada ketinggian maksimum 25 km.

-RBS-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *