Keputusan Swiss beli 36 F-35A ditunda hingga referendum Maret 2023

F-35AUSAF
Capt. Andrew “Dojo” Olson, F-35 Demonstration Team pilot and commander performs a high-speed pass during the Oregon International Airshow Sept. 21, 2019 in McMinnville, OR. The F-35 Demo Team co-headlined the show with the Royal Air Force Red Arrows. (U.S. Air Force Photo by Senior Airman Alexander Cook)

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Potensi pendapatan multi-miliar USD dari pembelian 36 F-35A Lightning II yang telah disepakati dengan Swiss, harus tertahan saat negara itu memutuskan untuk menundanya hingga pelaksanaan referendum nasional pada Maret 2023.

Referendum pengadaan jet tempur F-35A buatan Lockheed Martin, AS itu akan diselenggarakan pada 12 Maret 2023 menyusul perpecahan politik di elit pemerintahan Swiss dan reaksi dari warga negaranya.

Hal itu dikatakan Pejabat Informasi Kanselir Federal Swiss Beat Furrer kepada RIA Novosti pada hari Selasa.

Tahun 2021 lalu, Swiss sebenarnya telah memilih pesawat tempur F-35A buatan AS untuk kebutuhan tentara.

Kesepakatan akuisisi 36 jet F-35A itu senilai lebih dari 6 miliar USD. Dewan Federal Swiss memutuskan memilih F-35 dari AS karena memiliki kinerja terbaik dan harganya lebih murah.

Partai Sosial Demokrat Swiss dan Partai Hijau yang menentang kesepakatan itu, kemudian meluncurkan kampanye “Hentikan F-35” dan mulai mengumpulkan tanda tangan untuk memicu referendum.

Inisiatif tersebut telah ditandatangani oleh 120.000 orang sebelum diserahkan kepada pemerintah.

-Poetra-

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *