Su-35 terima rudal udara ke udara hipersonik paling jauh R-37M

Su-35 luncurkan rudal R-37MMoD

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Jet tempur Su-35 Rusia telah menerima rudal udara ke udara hipersonik dengan jangkauan paling jauh, yaitu R-37M.

Rudal dengan kode NATO: AA-13 Axehead ini memungkinkan Su-35 untuk menembak sasaran dengan jarak lebih dari 300 km.

Dengan senjata ini, menurut Sina, Su-35 menjadi monster udara yang paling mematikan. Rusia akan menempati superioritas udara untuk waktu yang lama.

“Saat ini, rudal yang telah ditransfer ke Angkatan Darat AS dan memiliki kinerja paling kuat dan jangkauan terjauh adalah rudal udara-ke-udara AIM-120C. Namun, jangkauannya hanya seratus kilometer, sehingga di daerah ini Amerika Serikat tertinggal dari Rusia,” tulis Rusia dalam sebuah publikasinya.

Dengan rudal terbaru ini, Su-35 mampu menghancurkan jet tempur musuh sebelum terdeteksi radar.

R-37 yang juga disebut RVV-BD atau Project 620 telah diintegrasikan selama beberapa tahun pada pencegat kelas berat MiG-31 Foxhound.

Rudal R-37M dengan jangkauan hampir 400 km sangat mengesankan. Rudal mampu melaju dengan kecepatan Mach 6 dan berisi muatan 60 kg.

Bandingkan dengan rudal AIM-120D AMRAAM milik AS yang memiliki jangkauan maksimum 180 km, kecepatan maksimum 4,5 Mach, dan muatan 20 kg.

Jangkauan yang sangat jauh dari R-37M tentu membutuhkan pesawat dengan sensor yang sangat kuat untuk menyebarkannya.

Pengenalan Su-35 dari radar Irbis-E yang kuat, bagaimanapun, memungkinkan pesawat yang lebih baru untuk juga menggunakan R-37M secara efektif, kata perusahaan.

Diharapkan, ke depan Su-35 akan dilengkapi dengan radar AESA, seperti saat ini digunakan oleh jet tempur Su-57 dan MiG-35.

Bagaimana pun, dalam pertempuran udara modern Su-35 dibantu dengan pesawat peringatan dini udara dan kontrol seperti A-50U.

-Poetra-

Leave a Reply

Your email address will not be published.