Angkatan Udara Perancis resmi pensiunkan armada Mirage 2000C

Mirage 2000C PerancisGuilherme Bystronski
ROE

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Setelah mengabdi selama 40 tahun, Angkatan Udara dan Antariksa Perancis (AAE) resmi memensiunkan armada Dassault Mirage 2000C.

Hal ini ditandai dengan ditutupnya skadron jet tempur Mirage 2000C mereka pada 23 Juni 2022 untuk kemudian akan diaktifkan kembali dengan pesawat baru Rafale 4+ pada tahun 2024.

Jet tempur bermesin tunggal Mirage 2000C yang dioperasikan sejak 1983 itu telah menjadi salah satu ikon ketangguhan armada tempur udara Negeri Eiffel pada masanya.

Pesawat ini mewakili jet tempur generasi generasi keempat pertama, seangkatan dengan F-16 dari Amerika Serikat dan MiG-29 dari Uni Soviet.

F-16 mengungguli pasar dunia di kelasnya dengan menjadi pesawat tempur terlaris di eranya.

Unit terakhir yang menggunakan pesawat Mirage 2000C di Perancis adalah Escadron de Chasse 2/5.

Tidak seperti F-16, opsi untuk modernisasi armada Mirage 2000 terbilang sangat terbatas sehingga pesawat ini dalam perkembangannya menjadi ketinggalan.

Sementara Uni Soviet yang diteruskan oleh Rusia masih mengembangkan MiG-29SMT/UPG dan kemudian meneruskannya ke MiG-35.

Amerika Sendiri punya produk unggulan baru penerus F-16, yakni F-16V atau Block 70/72 dengan sistem avionic modern, radar AESA, dan senjata standoff.

Dalam hal persenjataan, Mirage 2000C juga ketinggalan karena hanya dibekali dengan senjata rudal udara ke udara pencari panas jarak pendek Magic II.

Artinya, pesawat masih kurang daya pukulnya untuk pertempuran di luar jarak pandangan (BVR).

Meski demikian, Mirage 2000C telah membuktikan pengabdiannya. Terbukti digunakan oleh Perancis hingga empat dekade.

-Jaden-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *