Menanti kedatangan jet tempur generasi ke-6 AS pada 2030-an

Jet tempur genderasi ke-6 AS_Airspace ReviewLM, Boeing, NG

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) telah berniat memangkas 33 jet tempur siluman generasi ke-5 miliknya yakni Lockheed Martin F-22 Raptor tahun depan.

Jika keputusan ini jadi diambil, maka USAF hanya akan mengoperasikan jet tempur keunggulan udara ini sebanyak 153 unit saja.

Terlalu mahal untuk meng-upgrade jet siluman dari status biasanya sebagai pesawat pelatihan sehingga mereka dapat bertahan dalam pertempuran, kata Mayor Jenderal James Peccia, Wakil Asisten Sekretaris Anggaran Angkatan Udara, seperti dikutip dari Air Force Times.

Investasi itu akan menelan biaya 1,8 miliar dolar AS selama delapan tahun. Menurut USAF adalah lebih baik dana digunakan untuk meningkatkan F-22 lainnya dengan sensor yang lebih canggih dan juga meningkatkan F-35A Lightning II.

USAF juga berniat menggunakan dana tersebut untuk meneliti desain jet tempur mutakhir di bawah program Dominasi Udara Generasi Selanjutnya (NGAD).

Mengenai NGAD sendiri adalah program jet tempur generasi ke-6 USAF dengan tujuan untuk menggantikan posisi F-22.

Program milik USAF ini juga disebut sebagai FX (Fighter eXperiental) atau Penetrating Counter-Air (PCA).

Meskipun memiliki nama yang identik, program ini berbeda dari program NGAD Angkatan Laut AS (USN), yang berkode F/A-XX untuk jet tempur generasi ke-6 miliknya, dengan jangka waktu yang sama dalam pengembangannya.

Program NGAD USAF akan melibatkan kompetisi dari tiga pabrikan besar kenamaan Amerika Serikat, mereka adalah Lockheed Martin, Boeing, dan Northrop Grumman.

Jika proyek ini berjalan lancar, maka paling cepat USAF akan mendapatkan jet tempur generasi ke-6 pertamanya ini setelah tahun 2030-an.

-RBS-

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *