Dari Hercules ke Super Hurcules, sang legenda yang belum tergantikan
TNI AU AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Sejarah kehadiran pesawat angkut serbaguna C-130 Hercules buatan Lockheed (kini Lockheed Martin) dapat ditelusuri dengan keterlibatan AS dalam Perang Korea.
Kala itu Angkatan Udara AS menyadari bahwa mereka tidak memiliki transportasi militer sejati yang mampu menerbangkan pasukan tempur ke jarak menengah dan dapat dioperasikan dari lapangan terbang pendek dan keras (ala kadarnya).
Untuk memenuhi kebutuhan ini, Komando Udara Taktis Angkatan Udara AS mengeluarkan spesifikasi pesawat yang diinginkan tersebut pada awal tahun 1951 untuk transportasi kargo medium baru.
Singkat cerita, Lockheed Aircraft Corporation memenangkan kompetisi dan dikontrak untuk memproduksi dua prototipe pesawat YC-130 pada 2 Juli 1951.
Selanjutnya, penerbangan pertama prototipe YC-130 berlangsung dengan sukses pada 23 Agustus 1954, sari pabrik Lockheed Burbank, California.
Empat mesin turbopropnya yang bertenaga kuat memungkinkan YC-130 lepas landas hanya dalam jarak 800 kaki saja atau kurang dari 250 m.
Selain memiliki kemampuan daya muat yang luar biasa, pesawat juga terbukti jauh lebih ampuh bermanuver dari yang diharapkan, melampaui semua persyaratan kinerja yang diinginkan Angkatan Udara AS.
Keberhasilan prototipe ditindaklanjuti dengan kontrak produksi. Karena saat itu fasilitas Burbank berada pada kapasitasnya, seluruh program C-130 dipindahkan ke fasilitas Lockheed baru yang kemudian dikenal sebagai Lockheed Georgia di Marietta.
Versi produksi pertama atau disebut C-130A ini memiliki tampilan hampir identik dengan sang prototipe YC-130. Berhasil diterbangkan pertama kalinya dari fasilitas Marietta pada tanggal 7 April 1955 .
C-130A menampilkan empat mesin turboprop Allison T56-A-lA baru yang lebih bertenaga, masing-masing menghasilkan 3.750 ps dan menggerakkan baling-baling tiga bilah buatan Curtiss-Wright.
Namun masalah awal muncul dengan mekanisme perubahan pitch baling-baling. Akhirnya Lockheed Martin mengadopsi baling-baling baru Hamilton-Standar berbilah empat yang akhirnya bertahan lama hingga lahirnya seri J berbilah enam.
Varian terakhir keluarga Hercules adalah saat lahirnya C-130J Super Hercules.
Sukses melakukan penerbangan pertamanya pada tanggal 5 April 1996. Pesawat telah dibekali avionik baru dan mesin baru.
Super Hercules menawarkan kinerja superior dan kemampuan baru.
Dengan jangkauan dan fleksibilitas untuk setiap teater operasi serta persyaratan yang terus berkembang.
Bak pendahulunya, keluarga Super Hercules juga dibuat dengan beragam varian.
Setidaknya ada 11 versi diciptakan dan dapat mendukung lebih dari 16 persyaratan misi yang berbeda pula.
Selain C-130XJ (versi dasar dari C-130J), ditawarkan pula C-130J-30 versi bodi diperpanjang, SC-130J Sea Herc (patroli maritim) dan LM-100J versi komersial (sipil).
Lockheed Martin Kehadiran Super Hercules mendapatkan sambutan yang positif.
Banyak pengguna Hercules klasik (seri A-H), menggantinya dengan Super Hercules. Hingga muncul istilah ‘Pengganti Hercules adalah Hercules’.
Sampai saat ini, setidaknya 16 negara telah mengoperasikan atau akan mengoperasikan C-130J. Termasuk TNI AU yang akan mengakuisisi enam Super Hercules.
Kesuksesan keluarga Hercules/Super Hercules ini tak lain karena ketangguhan dan keserbagunaannya yang luar biasa. Pesawat dapat dioperasikan di mana saja di belahan dunia, baik daerah kutub hingga gurun pasir sekalipun.
Dapat dipergunakan untuk menjalankan beragam misi yang berbeda diluar fungsinya sebagai pesawat angkut.
Tercatat 70 varian berbeda pernah dibuat. Suatu prestasi yang sulit ditandingi oleh pesawat lain sejenisnya.
Riwayat hidup Hercules berdasarkan waktu:
* Agustus 1954: Penerbangan pertama YC-130A di Burbank, California.
* Desember 1956: C-130A memasuki layanan (231 dikirim)
* November 1958: C-130B mulai beroperasi (230 dikirim)
* Juni 1961: C-130E memasuki layanan (491 dikirim)
* Februari 1965: L-100 menerima persetujuan FAA (115 L-100 dikirim, termasuk versi diperpanjang)
* Maret 1965: C-130H mulai beroperasi (total 1.202 C-130H dikirim)
* Oktober 1968: L-100-20 memasuki layanan
* Desember 1970: L-100-30 memasuki layanan
* September 1980: C-130H-30 memasuki layanan
* April 1996: Penerbangan Pertama C-130J Super Hercules di Marietta, Ga.
* Juni 1998: C-130J memasuki layanan (300+ dikirim)
RBS

