Kalashnikov pamerkan senapan mesin ringan PPK-20 untuk pilot di ARMY-2021

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Untuk pertama kalinya di Forum Teknis Militer Internasional ARMY-2021 yang berlangsung di Taman Patriot, Kubinka, Rusia pada 22-28 Agustus, Grup Kalashnikov memamerkan prototipe senapan mesin ringan kaliber 9 mm PPK-20.

Senapan mesin ringan ini dirancang secara independen sebagai bagian dari proyek R&D “Vityaz-MO”.

Perusahaan mengungkapkan, PPK-20 telah menyelesaikan uji coba negara dan sekarang sedang menunggu keputusan akhir dari Kementerian Pertahanan Federasi Rusia untuk diadopsi oleh Angkatan Bersenjata.

PPK-20 telah dimodifikasi secara signifikan untuk membuatnya lebih kompak.

Senjata ini juga sekarang dipertimbangkan untuk menjadi sistem senjata baru dalam perlengkapan kelangsungan hidup pribadi pilot untuk Angkatan Dirgantara Rusia.

Uji PPK-20 yang dilakukan di RF MOD State Flight Test Center di Aktyubinsk. Senapan ini dapat ditempatkan di kursi lontar pilot.

Jika uji coba berhasil, Kalashnikov Group siap memulai produksi PPK-20 yang juga memiliki potensi ekspor yang signifikan.

PPK-20 juga dapat berfungsi sebagai PDW (Personal Defense Weapon), senjata api untuk awak kendaraan tempur atau berbagai unit pendukung.

Senapan mesin ini juga disiapkan untuk unit Pasukan Khusus yang beroperasi di daerah perkotaan, di dalam struktur dan kendaraan, serta di lingkungan yang ramai.

Panjang PPK-20 dengan popor terlipat hanya 41 cm.

Hasil uji coba menunjukkan bahwa ketika amunisi 7N21 digunakan, PPK-20 dapat menembus pelindung tubuh Level 3A (standar NIJ).

Dengan putarannya, kecepatan peluru di moncong PPK-20 mencapai hampir 470 m/s.

Sementara untuk jangkauan point blank pada target ketinggian penuh mencapai 360 m.

RNS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *