Kontrak penggunaan helikopter Mi-8AMT di Indonesia diperpanjang

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Berdasarkan hasil uji operasi helikopter Mi-8AMT di Indonesia dan menimbang keandalannya, penggunaan heli buatan Rusia oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diperpanjang untuk tahun 2021 ini.

Sebelumnya, program uji operasi helikopter Mi-8/171 telah diluncurkan di Indonesia. Hal ini memungkinkan pelanggan untuk mengevaluasi semua keuntungan dari helikopter Rusia yang disediakan oleh perusahaan alat pendukung dan layanan purna jualnya.

Russian Helicopters selaku pembuat heli ini mengatakan, kontrak dengan PT. National Utility Helicopters (PT NUH) perusahaan yang menangani operasi heli di Indonesia telah ditandatangani.

Disebutkan, PT NUH memiliki pengalaman lebih dari 50 tahun dan menjadi pilot project dalam program dengan pemerintah Republik Indonesia ini.

Sebanyak dua heli Mi-8AMT yang dibuat di Ulan-Ude Aviation Plant berikut pilot dan teknisinya telah dikirim dan digunakan untuk pemadaman kebakaran hutan di Indonesia.

Mi-8AMT dalam pemadaman api di hutan Kalimantan menggunakan keranjang VSU-5. Russian Helicopters menyebut misi dapat dilaksanakan tanpa kegagalan.

Pilot heli Mi-8AMT Alexander Salimov menyatakan, Indonesia termasuk wilayah yang sulit untuk penerbangan, yaitu dengan suhu yang tinggi, aktivitas badai petir, serta penerbangan feri hingga 500 km di atas permukaan air.

“Ada banyak rawa gambut yang sulit dipadamkan. Dalam kondisi seperti itu, dibutuhkan kerja tim yang terkoordinasi dengan baik. Kami banyak tergantung pada kinerja engineer yang membidik target pemadaman dalam visibilitas yang buruk,” ujar Salimov menceritakan pengalamannya di majalah perusahaan.

Ditambahkan, mereka mengambil air dari reservoir terdekat berupa parit, saluran drainase, maupun sungai kecil.

Tahun lalu mereka terbang melaksanakan misinya dan puncak kebakaran mulai mereda saat musim hujan yaitu pada September-Desember.

Mi-8 BNPBRussian Helicopters

Setelah terbang di Banjarmasin, mereka kemudian pindah ke Riau untuk melaksanakan misi serupa.

Keluarga helikopter Mi-8/171 telah lama terlibat dalam tanggap darurat baik di Rusia maupun di luar negeri.

Selain melaksanakan misi pemadaman kebakaran, Mi-8/171 juga dapat digunakan untuk menyalurkan obat-obatan, mengevakuasi korban, hingga mengangkut barang-barang bantuan ke daerah-daerah terpenci.

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) merupakan salah satu pengguna heli Mi-17V-5 yang menggunakannya untuk membantu penanggulangan bencana alam di sejumlah daerah di Indonesia beberapa waktu lalu.

RNS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *