banner roe

Tunisia sukai kendaraan tempur dan drone buatan Turki

MRAP Ejder YalçınNurol Makina

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) –  Tunisia menyukai kendaraan tempur (ranpur) dan drone buatan Turki. Ekspor kedua jenis peralatan militer ini dari Turki ke negara paling utara di Benua Afrika itu, kata Ketua Presidensi Industri Pertahanan Turki (SSB) Ismail Demir, telah mencapai 150 juta dolar AS.

Disebutkan, produk-produk yang diekspor Turki ke Tunisia antara lain drone Anka MALE (medium-altitude, long-endurance) buatan Turkish Aerospace Industries (TAI), kendaraan lapis baja BMC Kirpi MRAP (mine-resistant ambush-protected), kendaraan lapis baja Ejder Yalçın buatan Nurol Makina, dan kendaraan-kendaraan buatan Katmerciler.

Tidak ketinggalan ada juga sistem elektro-optik buatan Aselsan.

Ekspor drone Anka merupakan yang pertama kalinya dari Turki ke Tunisia.

Anka-S

Seperti diberitakan Daily Sabah, TAI akan mengirimkan tiga unit Anka dan tiga Sistem Kontrol Darat ke Komando Angkatan Udara Tunisia.

Sebanyak 52 pilot dan teknisi Tunisia akan mendapatkan pelatihan di fasilitas TAI di Ankara.

Sementara itu BMC Kirpi mampu membawa 12 orang. Sebelumnya MRAP ini telah diekspor ke Qatar.

Kirpi memiliki beberapa versi termasuk 4X4 dan 6X6 dan kendaraan ambulans 4X4.

Baca Juga: Mengenal Hizir 4X4, Ranpur MRAP Baru Asal Turki

Kemudian ranpur lapis baja Nuro Makina Ejder 4×4 telah dibeli oleh lebih dari 10 negara. Perusahaan juga telah mengembangkan berbagai konfigurasi kendaraan untuk pembeli asingnya.

Lalu Katmerciler mencatat ekspor ranpur Hizir pertamanya setelah menandatangani kesepakatan 20 juta dolar AS di tahun 2019.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published.