MC-21-310 pertama dengan mesin dalam negeri PD-14 telah mengudara

MC-21-310Rostec
ROE

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Prototipe pertama pesawat MC-21-310 dengan mesin buatan dalam negeri Rusia, Aviadvigatel PD-14, dilaporkan telah mengudara perdana pada 15 Desember 2020 lalu.

Pesawat lepas landas dari landasan pacu di pabrik penerbangan Irkutsk selama 1 jam 25 menit.

Rostec dalam siarannya menyatakan, penerbangan ini merupakan gabungan dari pencapaian dunia penerbangan sipil Rusia, yaitu pesawat MC-21-310 dan mesin PD-14.

“Berkat upaya ilmuwan, produsen, insinyur, dan pekerja, pesawat generasi baru sedang dibuat. Ini akan membawa negara kita kembali ke liga tertinggi di dunia penerbangan,” kata CEO Rostec Sergey Chemezov.

Sebelumnya, MC-21-300 telah melaksanakan penerbangan menggunakan mesin Pratt & Whitney PW1000G pada Mei 2017. Untuk diketahui, mesin PW1000G adalah mesin yang digunakan oleh Airbus A320neo dan Embraer E-Jet E2.

Mesin turbofan PD-14 dirancang pertama kali tahun 2010 dengan biaya pengembangannya sekira 1,1 miliar dolar AS.

Mesin ini pertama kali diperlihatkan kepada publik di pameran kedirgantaraan internasional MAKS 2013 di Rusia.

PD-14 dikembangkan dari mesin PS-90 yang telah digunakan pada banyak pesawat Uni Soviet dan Rusia sejak 1980-an dan 1990-an seperti Tu-204 dan Il-96.

Baca Juga: MC-21-300 telah menjalani uji proteksi air di landasan

Mesin ini memiliki bypass ratio 8,5: 1 dan dapat menghasilkan gaya dorong sebesar 14 tf (31.000 lbf). Dibandingkan dengan PS-90, PD-14 lebih efisien 15%.

Uji penerbangan pertama mesin PD-14 dilaksanakan pda 2015 menggunakan pesawat Ilyushin Il-76.

Roni Sontani

One Reply to “MC-21-310 pertama dengan mesin dalam negeri PD-14 telah mengudara”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *